Showing posts with label Lirik. Show all posts

 
LIRIK - Sebagai wujud rasa solidaritas kepada sesama Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) khususnya di Wilayah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), setiap oknum PNS yang terlibat tindak pidana akan diberikan pengacara dan pendamping.

Pendamping penyidikan dan pembelaan tersebut diberikan gratis dari Pemkab Inhu melalui Bagian Hukum Setdakab jika diperlukan.

Kabag Hukum Setdakab Inhu Afrizon Rizal SH kepada wartawan seperti dikutip dari riau-global.com, mengatakan, setiap oknum PNS dilingkungan Pemkab Inhu yang terjerat dengan tindak pidana akan diberikan bantuan pendamping penyidik dan pengacara gratis.

'Jika yang bersangkutan meminta bantuan pendamping penyidikan dan pembelaan atas kasus yang melilitnya Bagian Hukum Setdakab akan mengakomodir,' ujar Kabag Hukum sembari menyebut bantuan yang dia maksud tanpa pengecualian, Sabtu (23/8) akhir pekan kemaren.

Terkait kasus yang melilit salah seorang oknum PNS dari Kelurahan Peranap, karena mengkomsusi narkoba jenis sabu-sabu dan diciduk satupan Polsek Peranap pekan kemaren, Afrizon mengaku hingga setakat ini Bagian Hukum belum melihat ada permintaan bantuan hukum dari tersangka (TSK).

'Jika dia meminta akan kita bantu. Namun demikian kami belum melihat ada permohonan subsidi pendamping,' sebut Kabag Hukum Setdakab Inhu itu.

Bang Ilo Halal bi Halal Dengan Masyarakat Batu Rijal
Rasa penasaran masyarakat Kelurahan Batu Rijal Hilir, Kelurahan Batu Rijal Hulu dan Desa Batu Rijal, Kecamatan Peranap, berakhir sudah. Pasalnya mereka telah bertemu dengan sosok Susilowadi atau yang kerap disapa Bang Ilo.

Untuk bertemu dengan Bang Ilo, warga menggelar acara halal bi halal yang dilaksanakan di Pulau Padang, Kelurahan Batu Rijal Hilir, akhir pekan kemarin.

"Kami sengaja mengundang Bang Ilo hanya ingin mengenal langsung sosoknya. Selama ini kami hanya mendengar namanya dan kesuksesannya sebagai Polisi di mabes Polri, serta kepeduliannya kepada kampung halaman. Selain itu kami juga mendengar bahwa beliau merupakan salah satu bakal calon Bupati Inhu. Makanya kami mengundang untuk mengetahui langsung siapa sebenarnya bang Ilo," ujar Hartoyo, tokoh pemuda setempat.

Hadir dalam pertemuan tersebut, alim ulama, penghulu masing-masing desa, ninik mamak, manti (kepala dusun) dan pengurus empat mesjid yang ada di tiga desa, serta para pemuda dan tokoh perempuan.

Warga lainnya, Suwanto mengungkapkan, warga mengharapkan Inhu dapat lebih baik kedepannya dari saat ini, maka masyarakat harus betul-betul mengenal calon pemimpin, agar tidak salah pilih nantinya pada tahun 2015 mendatang.

"Kami saat ini mengundang Bang Ilo dan Alhamdulillah Bang Ilo langsung hadir dan kami sudah paparkan aspirasi kami dan Bang Ilo sudah menjawabnya, tinggal bagaimana masyarakat menilainya saja. Bukan tidak mungkin akan ada pertemuan lanjutan setelah ini," ucap Suwanto.

Sementara itu ketua Tim Kerabat Bang Ilo, Supri Handayani mengucapkan terima kasih atas undangan masyarakat Batu Rijal kecamatan Peranap.

"Semoga silaturrahmi yang sudah diawali ini akan dapat terus berjalan dengan baik dan warga Batu Rijal bisa menjadi bagian penuh dari Kerabat bang Ilo," harapnya.

Jalan Lintas Timur Inhu Kembali Memakan Korban
FOKUS INHU - Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) kembali terjadi didalam wilayah hukum Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), kali ini memakan korban jiwa. Kecelakaan tersebut terjadi di jalan Lintas Timur Km 173 Desa Lirik Area Kecamatan Lirik pada Sabtu (12/7).

Kapolres Inhu AKBP Aris Prasetyo Indaryanto melalui Kasubag Humas Polres Inhu IPDA Yarmin Djambak ketika dimintai keterangannya membenarkan terjadinya lakalantas tersebut.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan 1 orang meninggal Dunia 3 orang luka ringan dan 1 orang luka berat.

Disampaikannya Bahwa Yuza Perdan Zaren (16) yang berboncengan dengan Agung Indra Sari (13) dan M.Iqbal (9) warga Desa Gudang Batu kecamatan Lirik dengan mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat BM 2000 VQ hendak menuju arah Rengat.

Dari sebuah belokan muncul sepeda motor jenis Beat BM 4678 VJ yang dikendarai oleh Suwandi (33) warga Camp II Desa Lirik Area yang berbancengan dengan Nurjanah (30) dan Aira (4).

Kecelakaan akhirnya tidak terhindarkan yang mengakibatkan Yuza Perdan Zaren (16) yang mengendarai sepeda motor Beat BM 2000 VQ akhirnya meninggal dunia, sementara 5 lainya luka ringan dan Aira yang merupakan satu-satunya balita dalam kecelakaan tersebut mengalami luka berat, pungkasnya.

BLH Inhu Diduga Main Mata Dengan Pertamina Lirik Terkait Limbah B3

Inhumetro.com : LINGKUNGAN - Terkait meluapnya kembali Bahan Berbahya dan Beracun Limbah B3 milik Perusahan minyak PT Pertamina Asset I Lirik di Desa Gudang Batu kecamatan lirik kabupaten Inhu, ini salah satu akibat kelalaian kenerja Badan Lingkungan Hidup (BLH) kabupaten Inhu. Seharusnya pada tahun 2012 saat PT Pertamina Lirik melakukan pembersihan, BLH Inhu sepatutnya ikut memantau atau memeriksa sudah bersih atau belum Limbah PT Pertamina Lirik tersebut. 
 
Dengan tidak ada pemeriksaan pekerjan terkait ini, maka limbah B3 kembali meluap, dan akibat meluapnya kembali limbah B3 tersebut, telah mencemari lingkungan. Dan diduga BLH Inhu mendapat Gratifikasi dari pihak PT Pertamina EP Asset I Lirik. Hal tersebut disampaikan Erik Aktivis LSM Peta, Inhu.

Lanjut Erik hal ini terbukti dengan masih banyaknya Limbah B3 di Desa Gudang Batu. “Padahal, pada tahun 2012 PT Pertamina sudah melakukan pembersihan seberat 450 ton, tapi mengapa limbah tersebut kembali meluap? Berarti selama ini BLH Inhu tidak perna serius dalam menangani permasalahan Limbah B3 milik PT Pertamina Lirik,” kecamnya.

“Maka dari itu, saya minta penegak Hukum dari pihak kepolisian dan kejaksan yang ada di kabupaten Inhu agar melakukan penyelidikan terkait hal ini,”pintanya.

Apa bila tahun 2012 PT Pertamina UBEP Lirik melakukan pembersihan sesuai aturan, kata Erik, tidak mungkin tahun ini kembali limbah tersebut bocor. “Dan akibat pembersihan tidak sesuai aturan maka limbah tersebut keluar lagi. 
 
Dengan bocornya limbah tersebut di tempat yang sama, tentu hal ini menjadi pertanyan besar bagi para aktivis, ada apa dengan BLH Inhu selama ini?” sesalnya. Sehubungan dengan hal ini Kadis Badan Lingkungan Hidup (BLH) kabupaten Inhu Bayu saat dihubungi melalui selulernya dengan Nomor 081371900xxx sedang tidak aktif, sedangkan Maneger atau Humas PT Pertamina EP Asset I Lirik sampai berita ini diposting belum ada yang bisa di konfirmasi.
 
(platmerah)


Inhumetro.com | LIRIK - Lasiyem alias Mbah Yem, nenek berusia 57 tahun, warga Desa Rejosari, Kecamatan Lirik, Kabupaten Inhu ditemukan tewas di dalam sumur  sedalam 10 meter yang terdapat di belakang rumahnya, Minggu (25/5) sekitar pukul 07.30 Wib kemarin. 

Mbah Yem yang mengalami gangguan jiwa sejak 10 tahun lalu itu diduga tewas akibat tergilincir ke dalam sumur tersebut. Peristiwa ini baru diketahui setelah adiknya yang tinggal bersebelahan rumah akan mengambil air di sumur tersebut.
Kapolres Inhu, AKBP Aris Prasetyo Indaryanto dikonfirmasi melalui Kasubag Humas Ipda Yarmen Djambak, Senin (26/5) mengungkapkan bahwa sejak ditinggal suaminya setahun lalu, Mbah Yem tinggal bersama anaknya di Desa Rejosari.
Mbah Yem diketahui keluar rumah pada Minggu (25/5) sekitar pukul 06.00 pagi. Namun setelah keluar rumah tersebut, Mbah Yem tidak terlihat lagi. Anaknya sempat mencari namun tidak berhasil menemukan orangtuanya.
Kemudian sekitar pukul 07.30 Wib, adik korban bernama Riadi (50) yang tinggal bersebelahan dengan rumah anak korban ingin mengambil air di sumur belakang rumah. Namun pagi itu, Riadi melihat air sumur yang biasanya jernih sudah terlihat kotor. Bahkan Riadi melihat sandal korban terletak di pinggir sumur.
Merasa curiga, Riadi kemudian memberitahukan hal tersebut kepada anaknya dan tetangga yang lain. Pihak keluarga dibantu tetangga kemudian mengecek ke dalam sumur yang cukup dalam tersebut dengan menggunakan bambu panjang.
“Ternyata di dalam sumur itu terdapat jasad mbah Yem. Pihak keluarga dan beberapa tentangga langsung melakukan upaya evakuasi korban untuk diangkat dari dalam sumur menggunakan tali,” ujar Kasubag Humas.


Inhumetro.com | LINGKUNGAN - Minyak mentah berwarna hitam yang diduga milik Pertamina E&P Ubeb Lirik berserakan sejak lama mengancam keselamatan masyarakat. Minyak mentah berwarna hitam yang berserakan tersebut tergolong dalam limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun (B3). Untuk penanganannya harus dengan Standar Oprasional Prosedur (SOP) yang sudah di tetapkan oleh pemerintah.

Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) M Bayu Setiya Budiono, SH Rabu (7/5) di Rengat mengatakan, kalau pengolahan limbah B3 harus dengan SOP dimana pihak pertamina sebagai penghasil limbah dalam mengurus limbah B3 harus melakukan Momerendum of Understanding (MoU) dengan poerusahaan Transposter atau perusahaan pengumpul limbah yang mendapatkan izin dari Kementrian Lingkungan Hidup (KLH).

“Kita akan turun langsung kelapangan untuk mengambil sampel limbah dan mengetahui kondisi limbah B3 milik pertamina yang berserakan di lingkungan masyarakat,” ujar Bayu.

Dalam menangani limbah B3 kata Bayu, pihak penerima MoU dari pertamina harus memasukan limbah kedalam karung, kemudian limbah yang sudah didalam karung ditempatkan di Tempat Penampungan Semantara (TPS) yang disediakan. Lokasi bekas limbah B3 harus dipastikan benar-benar bersih sebab jika limbah masih menempel di tanah maka masih berbahaya.

Lebih jauh disampaikanya, setiap limbah B3 harus memiliki izin dari BLH, sejauh ini pihak BLH belum mengetahui apakah pertamina E&P Ubeb Lirik mengantonbgi izin limbah B3 yang dikeluarkan oleh BLH kabupaten Inhu. “Kita juga pernah turun beberapa waktu lalau ke sejumlah lokasi limbah milik pertamina lirik, saat itu sedang dilakukan ganti rugi dengan masyarakat yang menjadi korban,” jelas Bayu.
Terkait apakah Pertamina E&P Ubeb Lirik sudah melakukan SOP dalam menangani limbah B3 belum berhasil diketahi, sebab ketika dikonfirmasi manajeman Pertamina E&P Ubeb Lirik melalui humasnya M Jabar belum berhasil, dikonfirmasi melalui telepon selulernya juga tidak berhasil.


  • Bupati Inhu H.Yopi Arianto disambut Kadisdik Inhu Ujang Sudrajat dan Camat Lirik Sarman Arlos..
  • Bupati Inhu Yopi Arianto berfoto bersama penari balet cilik.
  • Bupati Inhu Yopi Arianto menyerahkan beasiswa dan penghargaan pada pelajar berprestasi.
  • Bupati Inhu Yopi Arianto menyerahkan beasiswa dan penghargaan pada pelajar berprestasi.
  • Bupati Inhu Yopi Arianto berfoto bersama dengan sejumlah pejabat dan para pelajar berprestasi.
  • Bupati Inhu Yopi Arianto disambung kalungan bunga saat tiba di Pesantren Darul Huda Lirik.
  • Kedatangan Bupati Inhu Yopi Arianto juga disambut pimpinan, pengurus dan para pengajar Pesantren Darul Huda Lirik.
  • Bupati Inhu Yopi Arianto memberi sambutan dalam kunjungannya ke Pesantren Darul Huda Lirik.
  • Bupati Inhu Yopi Arianto menanda-tangani prasasti peresmian Masjid Mahadi Pesantren Darul Huda Lirik.
  • Bupati Inhu Yopi Arianto berfoto bersama sebelum meninggalkan Pesantren Darul Huda Lirik.
Source Image by:Riauterkini

Siswi SMAN 1 Lirik, Ida Fitria akan mengikuti Grand Final Olimpiade Bahasa Inggris yang diselenggarakan Global Link di Bali pada tanggal 24 hingga 27 Januari 2013 ini. Ida Fitria terpilih masuk pada babak grand final bersama 81 siswa lain dari seluruh Indonesia.

Wakil Kepala SMAN 1 Lirik Bidang Kurikulum, Narwo mengungkapkan bahwa Olimpiade Bahasa Inggris dan IPS yang diselenggarakan Global Link Bali merupakan agenda rutin tiap tahun. Pada tahun 2013 lalu, siswi SMAN 1 Lirik berhasil meraih juara ketiga se Indonesia.

“Proses seleksi dilakukan beberapa tahap di mulai pada tingkat sekolah. Khusus di SMAN 1 Lirik, seluruh siswa dan siswi kita ikutsertakan, sehingga mereka bisa mengukur kemampuan di bidang Bahasa Inggris,” jelasnya.

Setelah proses seleksi tahap pertama tersebut, panitia kemudian melakukan lagi seleksi dengan melibatkan seluruh siswa di seluruh Indonesia. Dari hasil seleksi tersebut, terpilih 81 siswa dan siswi untuk maju pada babak grand final.

“Harapan kami, pada babak grand final siswa SMAN 1 Lirik mampu meraih prestasi. Setidak-tidaknya sama dengan tahun lalu yang meraih juara ketiga. Sebab persaingan pasti akan sangat ketat dan cukup berat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Inhu, Ujang Sudrajat memberikan apresiasi terhadap keberhasilan siswi SMAN 1 Lirik yang mampu masuk pada babak grand final Olimpiade Bahasa Inggris tingkat nasional di Bali. Ujang mendoakan, siswi SMAN 1 Lirik tersebut mampu meraih prestasi pada ajang tersebut. “Keberhasilan siswi SMAN 1 Lirik masuk babak grand final ini sangat membanggakan kita, apalagi nantinya ia bisa berprestasi,” jelasnya.

Ditambahkan Ujang, keikutsertaan siswi SMAN 1 Lirik pada Olimpiade Bahasa Inggris tersebut merupakan inisiatif pihak sekolah. Hal itu perlu di contoh oleh sekolah lain sehingga kreatifitas dan kemampuan siswa dapat terus terasah. “Mudah-mudahan ini juga bisa menjadi motivasi bagi sekolah lain,” ucapnya.
Powered by Blogger.