Inhumetro.com | PEMBANGUNAN - Kondisi Terminal Induk Gerbang Sari Rengat yang terletak di Kelurahan Pematang Reba Kecamatan Rengat Barat kembali menjadi perhatian berbagai pihak, pasalnya selain tidak dimanfaatkan sebagaimana mestinya terminal ini juga mengalami kerusakan dibebagai tempat.
Sebagaiamana diketahui bahwa terminal Gerbang Sari Pematang Reba ini dibangun pada tahun 1990 an sebagai pengganti teminal Rengat, namun sejak dibangun boleh dikatakan terminal ini tidak pernah dimanfaatkan sebagaimana mestinya.
Ketua LSM Forum Pemantau Pembangunan Riau (FP2R) Defrianto Tanius Selasa (27/5) sangat menyayangkan sikap Pemkab Inhu yang tidak memanfaatkan keberadaan terminal tersebut, sementara kondisinya semakin memprihatinkan.
Dikatakan Defrianto, terminal yang dibangun dengan dana belasan milyar ini tak ubahnya seperti seonggok bangunan yang tidak bermanfaat sama sekali, sebagian bangunannya sudah mengalami kerusakan, dibutuhkan biaya yang sangat besar untuk merenovasi kembali.
"Terminal Gerbang Sari ini berada di lokasi yang sangat setrategis, yaitu dipinggir Jalan Lintas Timur yang setiap harinya dilalui oleh mobil-mobil yang hendak menuju ke berbagai Daerah, seperti Jambi-Palembang-Lampung dan Pulau Jawa," katanya.
Kita berharap kepada Pemkab. Inhu untuk dapat memanfaatkan keberadaan terminal Gerbang Sari ini sebagaimana mestinya, sehingga keberadaannya dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, ujarnya.
Seorang warga Pematang Reba yang tidak mau namanya dipublikasikan menyatakan bahwa keberadaan terminal Gerbang Sari ini sering dijadikan sebagai tempat mesum bagi pasangan muda mudi, hal ini sangat meresahkan masyarakat.
"Namun kita tak mengerti mengapa Pemkab. Inhu terus membiarkan hal ini terjadi, jika memang tidak ada manfaatnya akan lebih baik terminal gerbang sari ini dialih fungsikan untuk hal yang lain, sehingga keberadaannya dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ungkapnya.
Sementara, Kadis Perhubungan Inhu Erfandi SE ketika dimintai keterangannya beberapa waktu yang lalu diruang kerjanya mengatakan bahwa salah satu kendala untuk memanfaatkan terminal Gerbang Sari ini dikarenakan statusnya yang tidak jelas.
"Hingga saat ini keberadaan Terminal Gerbang Sari ini tidak terdaftar di Dirjen Perhubungan Darat, sehingga kita tidak dapat menggunakan terminal ini sebagaimana mestinya," katanya singkat.

Banyak Pasar diinhu hanya jadi tempat mesum muda mudi, ada juga yang jadi kandang kambing seperti di pasar LIRIK inhu,,,,,
ReplyDelete