inhumetro.com - Selama tiga tahun berturut-turut pendapatan daerah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) mengalami peningkatan (Surplus) dari target yang ditetapkan.
Surplusnya pendapatan daerah Inhu selama tiga tahun berturut-turut sejak 2011 ini disampaikan Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Kadispenda) Inhu Arief Fadilah, kepada riauterkinicom Kamis (3/4/14).
"Berkat kerja keras seluruh tim pendapatan dan pengelolaan keuangan daerah serta Dispenda Inhu sebagai pengelola. Alhamdulilah sejak 2011 pendapatan daerah Inhu terus mengalami peningkatan dan surplus," ujarnya.
Diungkapkanya, surplus ini diawali pada 2011 yang mencapai Rp171.901.557.768 dari target yang ditetapkan sebesar Rp966.395.545.558. Sementara realisasi mencapai Rp1.138.297.103 atau mencapai 158 persen.
"Untuk 2012 kami juga kembali mengalami surplus mencapai 120 persen atau sebesar Rp219.944.459.571, dari target yang ditetapkan sebesar Rp1.109.337.858.541 dan realisasi yang berhasil dilakukan mencapai Rp1.323.352.298.112," ungkapnya.
Sementara pada 2013 juga kembali mengalami surplus yang mencapai 110 persen atau sebesasr Rp104.552.278.779 dengan realisasi mencapai Rp1.399.462.156.502 dari target sebesar Rp1.294.909.877.723.
"Surplusnya pendapatan daerah Inhu ini tidak terlepas dari meningkatnya pendapatan asli daerah (PAD) yang pada 2011 realisasinya mencapai Rp46.851.232.441 dari target yang ditetapkan sebesar Rp26.453.907.573 dan surplus mencapai Rp20.397.324.866 atau mencapai 178 persen," tegasnya.
Dijelaskanya, PAD Inhu juga kembali mengalami peningkatan pada 2012 dimana dari target sebesar Rp33.110.054.737 realisasinya mencapai Rp64.967.728.484 dan surplus Rp31.857.673.752 atau mencapai 197 persen.
Demikian juga pada 2013 PAD Inhu kembali meningkat dari target Rp53.078.145.618 berhasil terealisasikan sebesar Rp72.360.357.168 dan surplusnya mencapai Rp19.282.211.549 atau 137 persen.
Ditambahkanya, surplus ini juga terjadi pada penerimaan BPHTB yang pada 2011 mencapai 544 persen. Sebab dari target yang hanya Rp.325.000.000 berhasil direalisasikan hingga mencapai Rp2.123.080.274 atau surplus sebesar Rp1.798.080.274.
"Pada 2012 BPHTB ini juga mengalami peningkatan dari target Rp1.600.000.000 berhasil terealisasi sebesar Rp2.215.712.271 dan surplus Rp615.712.271 atau mencapai 139 persen," ucapnya.
"Sementara pada 2013 realisasi BPHTB ini mencapai Rp2.091.591.842 dari target sebesar Rp1.700.000.000 atau surplus Rp391.591.892 atau meningkat 124 persen," jelasnya. (read/riauterkini)
Surplusnya pendapatan daerah Inhu selama tiga tahun berturut-turut sejak 2011 ini disampaikan Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Kadispenda) Inhu Arief Fadilah, kepada riauterkinicom Kamis (3/4/14).
"Berkat kerja keras seluruh tim pendapatan dan pengelolaan keuangan daerah serta Dispenda Inhu sebagai pengelola. Alhamdulilah sejak 2011 pendapatan daerah Inhu terus mengalami peningkatan dan surplus," ujarnya.
Diungkapkanya, surplus ini diawali pada 2011 yang mencapai Rp171.901.557.768 dari target yang ditetapkan sebesar Rp966.395.545.558. Sementara realisasi mencapai Rp1.138.297.103 atau mencapai 158 persen.
"Untuk 2012 kami juga kembali mengalami surplus mencapai 120 persen atau sebesar Rp219.944.459.571, dari target yang ditetapkan sebesar Rp1.109.337.858.541 dan realisasi yang berhasil dilakukan mencapai Rp1.323.352.298.112," ungkapnya.
Sementara pada 2013 juga kembali mengalami surplus yang mencapai 110 persen atau sebesasr Rp104.552.278.779 dengan realisasi mencapai Rp1.399.462.156.502 dari target sebesar Rp1.294.909.877.723.
"Surplusnya pendapatan daerah Inhu ini tidak terlepas dari meningkatnya pendapatan asli daerah (PAD) yang pada 2011 realisasinya mencapai Rp46.851.232.441 dari target yang ditetapkan sebesar Rp26.453.907.573 dan surplus mencapai Rp20.397.324.866 atau mencapai 178 persen," tegasnya.
Dijelaskanya, PAD Inhu juga kembali mengalami peningkatan pada 2012 dimana dari target sebesar Rp33.110.054.737 realisasinya mencapai Rp64.967.728.484 dan surplus Rp31.857.673.752 atau mencapai 197 persen.
Demikian juga pada 2013 PAD Inhu kembali meningkat dari target Rp53.078.145.618 berhasil terealisasikan sebesar Rp72.360.357.168 dan surplusnya mencapai Rp19.282.211.549 atau 137 persen.
Ditambahkanya, surplus ini juga terjadi pada penerimaan BPHTB yang pada 2011 mencapai 544 persen. Sebab dari target yang hanya Rp.325.000.000 berhasil direalisasikan hingga mencapai Rp2.123.080.274 atau surplus sebesar Rp1.798.080.274.
"Pada 2012 BPHTB ini juga mengalami peningkatan dari target Rp1.600.000.000 berhasil terealisasi sebesar Rp2.215.712.271 dan surplus Rp615.712.271 atau mencapai 139 persen," ucapnya.
"Sementara pada 2013 realisasi BPHTB ini mencapai Rp2.091.591.842 dari target sebesar Rp1.700.000.000 atau surplus Rp391.591.892 atau meningkat 124 persen," jelasnya. (read/riauterkini)

Post a Comment
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim (baca Disclaimer). Pembaca juga dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.