Inhumetro - Kanal Berita Indragiri Hulu Terkini !

inhumetro - Tujuh orang calon anggota Panwaslu Kabupaten Inhu mengikuti fit and proper test yang dilaksanakan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Riau, Rabu (2/4) ketujuh orang calon anggota Panwaslu ini merupakan Pengganti Antar Waktu (PAW) Robi Afriyan yang mengundurkan diri sejak beberapa waktu lalu.

Dilaksanakannya fit and proper test karena dua orang yang masuk lima besar pada seleksi Panwaslu Kabupaten Inhu sebelumnya tidak lagi memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai anggota Panwaslu Inhu menggantikan Robi Afriyan.

“Dari tujuh orang yang mengikuti fit and proper test, hanya satu yang akan di tetapkan sebagai anggota Panwaslu Inhu menggantikan saudara Robi Afriyan. Mudah-mudahan dalam satu atau dua hari ini, sudah terpilih dan bisa langsung dilakukan pelantikan, mengingat pelaksanaan Pemilu sudah semakin dekat,” jelas Mas’ud.

Ketua Panwaslu Kabupaten Inhu, Mas’ud mengungkapkan, tujuh orang calon anggota Panwaslu Inhu yang mengikuti fit and proper test berasal dari ketua dan anggota Panwaslu di tingkat kecamatan. Mereka masing-masing, Mulya Santoni Ketua Panwaslu Kecamatan Rengat, Risanti Mariska Ketua Panwaslu Kecamatan Rengat Barat, Asnil SH Ketua Panwaslu Kecamatan Batang Gansal, Suroto anggota Panwaslu Kecamatan Kuala Cenaku, Suko Edi Ketua Panwaslu Kecamatan Lirik, Zulkarnain Ketua Panwaslu Kecamatan Kelayang dan Ahmad Khairuddin anggota Panwaslu Kecamatan Peranap.

“Dari tujuh orang yang mengikuti fit and proper test, hanya satu yang akan di tetapkan sebagai anggota Panwaslu Inhu menggantikan saudara Robi Afriyan. Mudah-mudahan dalam satu atau dua hari ini, sudah terpilih dan bisa langsung dilakukan pelantikan, mengingat pelaksanaan Pemilu sudah semakin dekat,” jelas Mas’ud.

Selanjutnya diungkapkan Mas’ud, lambatnya PAW terhadap Robi Afriyan disebabkan karena prosesnya sampai ke Bawaslu RI di Jakarta. Selain itu, nomor urut berikutnya yang masuk lima besar pada seleksi Panwaslu Inhu tidak lagi memenuhi syarat sehingga Panwaslu Inhu merekomendasikan dari ketua dan anggota Panwaslu di tingkat kecamatan.

“Yang akan terpilih tentu saja yang memiliki komitmen, kompentensi dan kredibilitas yang baik. Dan karena mereka berasal dari anggota Panwaslu di kecamatan, tentu persaingan akan lebih ketat, sehingga pelaksanaan fit and proper test berjalan alot,” ungkapnya.

Mas’ud menambahkan, sejak Robi Afriyan mengundurkan diri sejak beberapa waktu lalu, Panwaslu Kabupaten Inhu hanya digawangi dirinya dan Saparli S.Kom. Akibatnya Panwaslu Kabupaten Inhu agak sedikit pincang. “Mudah-mudahan dengan adanya PAW ini, Panwaslu Inhu akan jauh lebih baik,” tuturnya.

Post a Comment

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim (baca Disclaimer). Pembaca juga dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.

Powered by Blogger.