Bupati Indragiri Hulu (Inhu) Yopi Arianto. SE memang tak pernah lepas dari Masalah, dalam tahun ini saja dirinya sudah dua kali diberitakan terkait dengan skandal seks. Pada Februari lalu Bupati Inhu diberitakan terlibat skandal seks dengan salah seorang janda di Solo Jawa Tengah.
Belum usai permasalahan tersebut kini muncul lagi masalah baru dimana Bupati Inhu Yopi Arianto dilaporkan oleh salah seorang mantan pegawai Honorer di Satuan Polisi (Satpol) PP Inhu, yang pernah bertugas dibagian penerima tamu diruangan Bupati Inhu.
Tidak tanggung-tanggung laporan ini langsung disampaikan oleh Novita Putri (23) ke Bareskrim Mabes Polri di Jakarta. Didampingi oleh enam orang pengacaranya, hal ini tentu tidak main-main. Terlepas dari apakah karena adanya intrik politik yang dilakukan oleh Lawan politiknya, hal ini tentu perlu dibuktikan akan kebenarannya.
Meskipun Bupati Inhu mengaku tidak terpengaruh dengan hal tersebut dan mengaku santai menghadapi hal tersebut, namun ini memunculkan pendapat-pendapat miring di tengah-tengah masyarakat, dan menganggap hal ini benar adanya, ditambah dengan pemberitaan media yang membuat isu - isu yang beredar semakin hangat.
"Bagaimana sebuah kejadian yang sama bisa terjadi sampai dua kali jika hal tersebut tidak benar, apalagi permasalahan ini sampai dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri," demikian sebagian masyarakat menanggapi hal ini.
Sementara itu Bupati Inhu sendiri menganggap hal tersebut sebagai hal yang sepele, hal ini terbukti dengan pernyataan Bupati Inhu ketika dihubungi melalui via slulernya selasa (18/3), dimana sambil tertawa Bupati menjawab pertanyaan wartawan yang meminta tanggapannya terkait hal itu.
"Silahkan saja melapor karena itu memang haknya setiap orang, saya lebih baik mengurusi Pembangunan Daerah Kab. Inhu ketimbang mengurusi hal tersebut", katanya dengan santai.
Saya merasa tidak terbebani dengan hal tersebut, dan saya bangga karena saya tidak dilaporkan sebagai seorang Koruptor dinegeri yang saya cintai ini, katanya.
Selain itu Bupati Inhu Yopi Arianto juga menyatakan bahwa saat ini dirinya sedang Fokus dan Konsentrasi menghadapi Kampanye Pemilu 2014, dimana dirinya menjadi salah seorang Jurkam (Juru Kampanye) di Partai Golkar dimana dirinya sebagai Ketua DPD II PG Inhu, ungkapnya.
Bahkan dengan pedenya Bupati menyatakan bahwa menjelang Pencalonan dirinya kembali sebagai Bupati Inhu pada Tahun 2015 mendatang akan banyak muncul permasalahan seperti ini, dirinya hanya berharap kepada lawan poltiknya untuk dapat bersikap elegan dalam berpolitik, bukan dengan cara yang tidak sportif, tegasnya.
Belum usai permasalahan tersebut kini muncul lagi masalah baru dimana Bupati Inhu Yopi Arianto dilaporkan oleh salah seorang mantan pegawai Honorer di Satuan Polisi (Satpol) PP Inhu, yang pernah bertugas dibagian penerima tamu diruangan Bupati Inhu.
Tidak tanggung-tanggung laporan ini langsung disampaikan oleh Novita Putri (23) ke Bareskrim Mabes Polri di Jakarta. Didampingi oleh enam orang pengacaranya, hal ini tentu tidak main-main. Terlepas dari apakah karena adanya intrik politik yang dilakukan oleh Lawan politiknya, hal ini tentu perlu dibuktikan akan kebenarannya.
Meskipun Bupati Inhu mengaku tidak terpengaruh dengan hal tersebut dan mengaku santai menghadapi hal tersebut, namun ini memunculkan pendapat-pendapat miring di tengah-tengah masyarakat, dan menganggap hal ini benar adanya, ditambah dengan pemberitaan media yang membuat isu - isu yang beredar semakin hangat.
"Bagaimana sebuah kejadian yang sama bisa terjadi sampai dua kali jika hal tersebut tidak benar, apalagi permasalahan ini sampai dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri," demikian sebagian masyarakat menanggapi hal ini.
Sementara itu Bupati Inhu sendiri menganggap hal tersebut sebagai hal yang sepele, hal ini terbukti dengan pernyataan Bupati Inhu ketika dihubungi melalui via slulernya selasa (18/3), dimana sambil tertawa Bupati menjawab pertanyaan wartawan yang meminta tanggapannya terkait hal itu.
"Silahkan saja melapor karena itu memang haknya setiap orang, saya lebih baik mengurusi Pembangunan Daerah Kab. Inhu ketimbang mengurusi hal tersebut", katanya dengan santai.
Saya merasa tidak terbebani dengan hal tersebut, dan saya bangga karena saya tidak dilaporkan sebagai seorang Koruptor dinegeri yang saya cintai ini, katanya.
Selain itu Bupati Inhu Yopi Arianto juga menyatakan bahwa saat ini dirinya sedang Fokus dan Konsentrasi menghadapi Kampanye Pemilu 2014, dimana dirinya menjadi salah seorang Jurkam (Juru Kampanye) di Partai Golkar dimana dirinya sebagai Ketua DPD II PG Inhu, ungkapnya.
Bahkan dengan pedenya Bupati menyatakan bahwa menjelang Pencalonan dirinya kembali sebagai Bupati Inhu pada Tahun 2015 mendatang akan banyak muncul permasalahan seperti ini, dirinya hanya berharap kepada lawan poltiknya untuk dapat bersikap elegan dalam berpolitik, bukan dengan cara yang tidak sportif, tegasnya.
Editor: inhumetro.com
Sumber: riaueditor.com

Post a Comment
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim (baca Disclaimer). Pembaca juga dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.