Minggu (3/8/14) terjadi peristiwa gantung diri didua lokasi berbeda di kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) terdapat dua pemuda tewas dengan cara gantung diri. Kedua korban nekat bunuh diri diduga akibat stres.
AKBP Aris Prastiyo Indrayanto Sik.MSi melalui Kabag Humas Polres Ipda Yarmen Djambak melalu pesan singkatnya membenarkan, bahwa di hari yang sama, Minggu (3/8/14) terdapat dua pemuda meninggal dunia dengan cara gantung diri,
Salah satu korban Toni Halawa yang beralamatkan perumahan divisi 2 PT SBL, Desa Teluk Sungkai Kecamatan Kuala Cenaku Kab Inhu. Minggu (3/8) sekira pukul 04.00 wib tetangga korban Niati Kiawa bangun tidur hendak memasak kemudian ketika hendak mengambil arang di teras rumahnya, seketika kaget melihat korban sedang tergantung di samping rumahnya, papar Yarmen.
Ditempat terpisah di hari yang sama pula, Minggu (3/8) sekira pukul 18.00 wib, kembali dilaporkan seorang pemuda, Cara (16) beralamatkan Desa Talang Perigi Rakit Kulim juga tewas gantung diri. Korban ditemukan oleh ibunya Sekitai telah tergantung di ruang tengah rumah korban dengan menggunakan tali pilinan rotan. Ibunya kemudia memberitahu para tetangga untuk menurunkan korban.
"Sebab korban bunuh diri belum diketahui pasati, namun di tubuh korban tidak ditemui luka atau bekas pukulan, dan keluarga korban menerima ikhlas dan tidak bersedia dilakukan otopsi," jelas Kabag Humas Polres Inhu.
AKBP Aris Prastiyo Indrayanto Sik.MSi melalui Kabag Humas Polres Ipda Yarmen Djambak melalu pesan singkatnya membenarkan, bahwa di hari yang sama, Minggu (3/8/14) terdapat dua pemuda meninggal dunia dengan cara gantung diri,
Salah satu korban Toni Halawa yang beralamatkan perumahan divisi 2 PT SBL, Desa Teluk Sungkai Kecamatan Kuala Cenaku Kab Inhu. Minggu (3/8) sekira pukul 04.00 wib tetangga korban Niati Kiawa bangun tidur hendak memasak kemudian ketika hendak mengambil arang di teras rumahnya, seketika kaget melihat korban sedang tergantung di samping rumahnya, papar Yarmen.
Ditempat terpisah di hari yang sama pula, Minggu (3/8) sekira pukul 18.00 wib, kembali dilaporkan seorang pemuda, Cara (16) beralamatkan Desa Talang Perigi Rakit Kulim juga tewas gantung diri. Korban ditemukan oleh ibunya Sekitai telah tergantung di ruang tengah rumah korban dengan menggunakan tali pilinan rotan. Ibunya kemudia memberitahu para tetangga untuk menurunkan korban.
"Sebab korban bunuh diri belum diketahui pasati, namun di tubuh korban tidak ditemui luka atau bekas pukulan, dan keluarga korban menerima ikhlas dan tidak bersedia dilakukan otopsi," jelas Kabag Humas Polres Inhu.

Post a Comment
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim (baca Disclaimer). Pembaca juga dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.