FOKUS INHU - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Inhu mulai mendistribusikan logistik Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2014. Distribusi logistik tersebut di mulai Minggu (6/7) dan akan berakhir pada Selasa (8/7), atau satu hari jelang pemungutan suara Pilpres.
Seperti pada pelaksanaan Pemilu sebelumnya, distribusi logistik diprioritaskan untuk kecamatan yang jauh dan terdapat daerah sulit. “Sejauh ini, seluruh logistik Pilpres di Kabupaten Inhu sudah diterima KPU Inhu, bahkan untuk surat suara terdapat kelebihan 267 lembar,” ujar Komisioner KPU Inhu, Friyono, Minggu (6/7).
Dijelaskan Friyono, distribusi logistik pada hari Minggu di laksanakan untuk 2 kecamatan, yakni Batang Gansal dan Rakit Kulim. Dua kecamatan ini lokasinya cukup jauh, bahkan pada Kecamatan Batang Gansal terdapat dua daerah sulit yakni Datai dan Air Bomban sehingga membutuhkan waktu perjalanan hingga dua hari.
Kemudian pada Senin (7/7) distribusi logistik Pilpres dilanjutkan untuk 8 kecamatan masing-masing Kecamatan Rengat, Batang Cenaku, Lirik, Sei Lala, Lubuk Batu Jaya, Kelayang, Peranap dan Batang Peranap. Sedangkan pada Selasa (8/7), distribusi logistik dilanjutkan untuk empat kecamatan masing-masing Rengat Barat, Seberida, Pasir Penyu dan Kuala Cenaku. “Selama proses distribusi logistik tersebut akan mendapat pengawalan dari petugas kepolisian, minimal 1 kecamatan akan dikawal 2 petugas kepolisian,” ungkapnya.
Ditambahkan Friyono, sejauh ini seluruh logistik Pilpres 2014 untuk Kabupaten Inhu sudah lengkap. Terakhir yang diterima KPU Inhu adalah surat suara sebanyak 1.054 lembar pada Sabtu (5/7) pagi. Dari jumlah tersebut, 1 surat suara rusak karena cetakan kabur sehingga menyisakan 1.053 surat suara.
“Sebenarnya kekurangan surat suara sampai Sabtu tersebut hanya 786 lembar. Tetapi yang kita terima 1.053, sehingga ada kelebihan surat suara 267 lembar. Surat suara ini masih kita simpan di KPU Inhu dan telah dibuatkan berita acaranya. Kemungkinan jika tidak digunakan lagi akan kita musnahkan,” jelasnya.
Seperti pada pelaksanaan Pemilu sebelumnya, distribusi logistik diprioritaskan untuk kecamatan yang jauh dan terdapat daerah sulit. “Sejauh ini, seluruh logistik Pilpres di Kabupaten Inhu sudah diterima KPU Inhu, bahkan untuk surat suara terdapat kelebihan 267 lembar,” ujar Komisioner KPU Inhu, Friyono, Minggu (6/7).
Dijelaskan Friyono, distribusi logistik pada hari Minggu di laksanakan untuk 2 kecamatan, yakni Batang Gansal dan Rakit Kulim. Dua kecamatan ini lokasinya cukup jauh, bahkan pada Kecamatan Batang Gansal terdapat dua daerah sulit yakni Datai dan Air Bomban sehingga membutuhkan waktu perjalanan hingga dua hari.
Kemudian pada Senin (7/7) distribusi logistik Pilpres dilanjutkan untuk 8 kecamatan masing-masing Kecamatan Rengat, Batang Cenaku, Lirik, Sei Lala, Lubuk Batu Jaya, Kelayang, Peranap dan Batang Peranap. Sedangkan pada Selasa (8/7), distribusi logistik dilanjutkan untuk empat kecamatan masing-masing Rengat Barat, Seberida, Pasir Penyu dan Kuala Cenaku. “Selama proses distribusi logistik tersebut akan mendapat pengawalan dari petugas kepolisian, minimal 1 kecamatan akan dikawal 2 petugas kepolisian,” ungkapnya.
Ditambahkan Friyono, sejauh ini seluruh logistik Pilpres 2014 untuk Kabupaten Inhu sudah lengkap. Terakhir yang diterima KPU Inhu adalah surat suara sebanyak 1.054 lembar pada Sabtu (5/7) pagi. Dari jumlah tersebut, 1 surat suara rusak karena cetakan kabur sehingga menyisakan 1.053 surat suara.
“Sebenarnya kekurangan surat suara sampai Sabtu tersebut hanya 786 lembar. Tetapi yang kita terima 1.053, sehingga ada kelebihan surat suara 267 lembar. Surat suara ini masih kita simpan di KPU Inhu dan telah dibuatkan berita acaranya. Kemungkinan jika tidak digunakan lagi akan kita musnahkan,” jelasnya.
Friyono berharap pelaksanaan Pilpres di Kabupaten Inhu dapat berjalan lancar dan sukses hingga proses penghitungan suara. Ia juga mengimbau kepada seluruh warga yang sudah terdaftar dan mempuyai hak pilih dapat berbondong-bondong datang ke TPS menyalurkan hak suaranya.

Post a Comment
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim (baca Disclaimer). Pembaca juga dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.