LSM PI Minta Proyek Pembangunan Gapura Rengat Diusut
FOKUS INHU - Inhumetro.com : Selain mendapat perhatian dari LSM FP2R (Forum Pemantau Pembangunan Riau) Proyek Pembangunan Gapura Kota Rengat juga mendapat perhatian dari LSM Peduli Indragiri (PI) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) yang meminta agar proyek pembangunan Gapura Kota Rengat ini diusut secara tuntas.

Mieshadi Ketua LSM PI Kab. Inhu menilai Proyek Pembangunan Gapura Selamat Datang Kota Rengat yang berada dijembatan satu Rengat sarat dengan Mark Up, pasalnya Gapura tersebut hany terbuat dari Asbes sementara Kerangkanya terbuat dari bekas Jembatan Gantung Kota Rengat.

"Bagaimana sebuah Proyek yang menggunakan besi bekas dan hanya berbahankan Asbes sampai menelan Dana sebesar Rp. 620 juta, ini tidak masuk akal", katanya.

Yang lebih parahnya lagi Kata Mieshadi Pembangunan Gapura ini juga tidak melalui proses uji kelayakan, sebab bagaimana sebuah Gapura hanya dibangun dengan menggunakan bahan Asbes, sementara dilintasi oleh kendaraan baiuk kecil maupun besar.

"Bagaimana sebuah Gapura yang jelas-jelas berada dijalan dan dilaui oleh berbagai jenis kendaraan hanya dibuat dengan menggunakan bahan Asbes, tentu ini akan cepat hancur akibat tertabrak maupun tersenggol kendaraan", katanya lagi.

Untuk itu kita meminta kepada pihak penegak hukum untuk tidak tutup mata dalam masalah ini, kita meminta kepada pihak penegak hukum yang ada dinegeri ini untuk bersikap jeli terhadap permasalahan yang terjadi, bagaiamanapun ini merupakan tindakan yang melanggar hukum yang mengakibatkan kerugian negara, tegasnya.

Sementara itu Pendiri LSM FP2R Defrianto Tanius sebelumnya meminta kepada BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) untuk mengaudit Dana Pembangunan Proyek Gapura Rengat pada Tahun 2012 yang lalu, yang mengahabiskan dana sebesar Rp. 620 juta melalui angaran APBD Kab. Inhu.

Post a Comment

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim (baca Disclaimer). Pembaca juga dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.

Powered by Blogger.