Inhumetro.com | PENDIDIKAN -Hingga hari ke dua pelaksanaan Ujian Nasional (UN) di inhu, sedikitnya sektar 6.000 pelajar SMP sederajat di Indragiri Hulu mengikuti Ujian Nasional (UN). Hingga saat ini pelaksanaan UN di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) masih aman dan berjalan lancar sebagai mana yang diharapkan dan tidak siswa yang tidak mengikuti UN. 
 
Demikian diungkapkan Ketua UN Hefnan Endri, S.Pd M.Pd, Selasa (6/5/2014) via selulernya sepulang melakukan pemantauan UN. Dikatakan Hefnan, 6.000 pelajar SMP sederajat tersebut yang mengikuti UN ini, terdiri dari pelajar SMP, MTS dan Paket B (Setara SMP). 
 
Diantaranya, 4677 orang pelajar SMP, 1156 orang pelajar MTs dan 167 orang pelajar paket B. Diterangkannya, sedangkan jumlah sekolah 6.000 pelajar tersebut adalah, 346 sekolah, diantaranya, 262 SMP, 70 MTS dan 14 Paket B.Sedangkan jumah guru pengawas yang ditugaskan adalah 692 orang, diantaranya 524 guru SMP, 140 guru MTS dan 28 orang guru Paket B, terangnya seperti dilansir dari goriau.com. 
 
Ketika ditanya tentang, apakah ada pelajar yang tidak mengikuti UN pada tahun ini, dirinya mengaku belum ada laporan dari pihak sekolah. ''Terkait hal itu, hingga saat ini belum ada laporan dari pihak sekolah terkait, begitu juga dengan pelajar yang mengikuti ujian didalam sel penjara, terangnya''. 
 
Kabid SMP sederajat, Mursidi ketika dikonfirmasi terkait adanya penggabungan pelajar saat mengikuti UN bagi sekolah yang belum terakreditasi, pihaknya mengaku tidak ada. ''tidak ada pelajar yang ujiannya digabung, karena semua sekolah sudah bisa melaksanakan ujian disekolah masing-masing, karena semuanya sudah terakreditasi", terang nya. 
 
Pelaksanaan UN ini akan dilansungkan selama 4 hari, yakni sejak hari Senin (5/5/2014) hingga Kamis (8/5/2015) dengan mata pelajaran yang diujikan yaitu, Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggis dan IPA, pungkasnya.(read/gori)

Post a Comment

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim (baca Disclaimer). Pembaca juga dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.

Powered by Blogger.