Inhumetro.com | Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Brigjend Pol Condro Kirono melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Inhu, Rabu (16/4). Orang nomor satu di jajaran Polda Riau ini datang dengan menggunakan helikopter dan mendarat di halaman Kantor Bupati Inhu, Pematangreba.
Kedatangan Kapolda langsung di sambut Bupati Inhu H Yopi Arianto, Kapolres Inhu AKBP Aris Prasetyo Indaryanto dan sejumlah pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah serta pejabat di lingkungan Pemkab Inhu. Turut mendampingi Kapolda, Irwasda Polda Riau Kombes Hasan Amrozi, Karo Sarpras Kombes Yohanes Wardoyo dan beberapa orang perwira menengah di jajaran Polda Riau.
Pada kunjungan kerja tersebut, Kapolda sempat melakukan peninjauan pelaksanaan Ujian Nasional (UN) hari terakhir di SMAN 1 Rengat Barat dan menggelar pertemuan dengan komisioner KPU Inhu terkait pelaksanaan Pemilu Legislatif.
Pada kesempatan itu, Kapolda mengucapkan terima kasih kepada jajaran Pemkab Inhu, KPU Inhu dan seluruh masyarakat Inhu yang telah melaksanakan Pemilu legislatif dengan aman dan lancar. Diharapkan situasi kondusif di Kabupaten Inhu dapat terus terjaga hingga pelaksanaan Pilpres mendatang.
Kapolda juga berpesan kepada seluruh anggota Polri agar selalu waspada dengan segala bentuk kecurangan yang bisa saja terjadi pada pelaksanaan Pemilu, sebab peluang kecurangan tetap selalu ada dan harus diantisipasi.
“Seharusnya, dalam melaksanakan pengamanan Pemilu, setiap TPS diisi oleh satu orang anggota Polri dan akan lebih baik lagi jika satu TPS di jaga oleh 2 orang anggota Polri. Tetapi hal itu belum bisa terwujud karena keterbatasan personil Polri. Meski demikian, Polri tetap berusaha maksimal untuk melaksanakan pengamanan terbaik,” ujarnya.
Kapolda juga minta kepada seluruh jajarannya untuk waspada terhadap potensi Karhutla dan sedini mungkin dapat melakukan pencegahan sehingga tidak muncul titik api ataupun hot spot yang dapat menimbulkan bencana kabut asap. “Bagi aparat yang tidak mau bekerjasama, baik dari jajaran Polri maupun aparatur pemerintahan lainnya, maka jabatannya akan di copot dan itu sudah merupakan arahan langsung dari Presiden SBY,” tegasnya.
Menurut Kapolda, saat ini angin sudah mengarah ke Malaysia dan Singapura, sehingga jika kabut asap kembali mucul, dikhawatirkan dapat mengganggu negara tetangga tersebut. Hal itu tentu saja akan menjadi persoalan bagi Indonesia.
Bahkan Kapolda mengakui, dalam perjalanan menuju Kabupaten Inhu menggunakan helikopter, kabut asap mulai muncul. “Bahkan kabut asap tersebut membuat helikopter tersesat dan hampir turun di perkebunan sawit. Artinya jangan semua laporan menyatakan sudah aman, namun kenyataannya tidak,” tegasnya.
Karena itu, Kapolda mengajak seluruh element masyarakat untuk bersama-sama bekerja secara ikhlas dan maksimal dalam memerangi karhutla sehingga hal itu dapat meringankan beban pemimpin bangsa yang sebelumnya sempat datang langsung memimpin upaya penanggulangan kabut asap. (read/insat)


Post a Comment
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim (baca Disclaimer). Pembaca juga dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.