INHUMETRO.com - Ketua Umum Ikatan Keluarga Besar Masyarakat Indragiri (IKBMI) Jakarta, Susilowadi, prihatin dengan terjadi bencana kabut asap yang melanda Riau beberapa waktu lalu. Namun saat ini kabut asap sudah mulai berangsur berkurang. Karena itu, IKBMI akan menggelar tabligh akbar. Acara tersebut sebagai bentuk syukuran hilangnya bencana kabut asap.
"Kita berdoa agar Inhu, dan Riau pada umumnya, dilindungi Allah SWT. Kita tidak ingin bencana yang sama terjadi lagi ke depannya," ujar Susilowadi. Karena itu, pria yang akrab disapa Bang Ilo ini mengajak seluruh masyarakat Indragiri untuk meluangkan waktu menghadiri acara tabligh akbar tersebut.
"Tabligh akbar akan digelar tiga kali dalam dua hari," ujar Bang Ilo. Pertama pada Minggu 30 Maret 2014, acara dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai di Desa Pondok Glugur, kecamatan Lubuk Batu Jaya. Pada hari yang sama juga digelar tabligh akbar pada pukul 19.30 WIB hingga selesai di lapangan Bola SERESAM, kecamatan Siberida.
Kemudian Senin 31 Maret 2014, pukul 13.00 WIB tabligh akbar diadakan di Lapangan Bola Pematang Jaya, kecamatan Rengat Barat.
"Kegiatan Tabligh Akbar ini akan dihadiri Ustadz KH Mujib Khudori (Ikhwanul Mubaligh) dan Ustadz Subki Al-Bughury," terangnya.(read/politikriau.com)
"Kita berdoa agar Inhu, dan Riau pada umumnya, dilindungi Allah SWT. Kita tidak ingin bencana yang sama terjadi lagi ke depannya," ujar Susilowadi. Karena itu, pria yang akrab disapa Bang Ilo ini mengajak seluruh masyarakat Indragiri untuk meluangkan waktu menghadiri acara tabligh akbar tersebut.
"Tabligh akbar akan digelar tiga kali dalam dua hari," ujar Bang Ilo. Pertama pada Minggu 30 Maret 2014, acara dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai di Desa Pondok Glugur, kecamatan Lubuk Batu Jaya. Pada hari yang sama juga digelar tabligh akbar pada pukul 19.30 WIB hingga selesai di lapangan Bola SERESAM, kecamatan Siberida.
Kemudian Senin 31 Maret 2014, pukul 13.00 WIB tabligh akbar diadakan di Lapangan Bola Pematang Jaya, kecamatan Rengat Barat.
"Kegiatan Tabligh Akbar ini akan dihadiri Ustadz KH Mujib Khudori (Ikhwanul Mubaligh) dan Ustadz Subki Al-Bughury," terangnya.(read/politikriau.com)

Post a Comment
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim (baca Disclaimer). Pembaca juga dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.