RENGAT BARAT - Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Disporabudsata) Kabupaten Inhu mendesak sejumlah kontraktor pelaksana pembangunan proyek sarana Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Riau untuk dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Pasalnya, jika tidak selesai pada tahun 2013 ini, pembangunan sarana Porprov VIII Riau tersebut dikhawatirkan terkendala karena Disporabudsata Inhu tidak lagi menganggarkan pekerjaan lanjutan pada tahun anggaran 2014 mendatang.
"Kita sudah kumpulkan sejumlah kontraktor yang melaksanakan proyek sarana Porprov VIII Riau beberapa waktu lalu. Kita sudah minta kepada mereka untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dan minta mereka segera membuat progres pekerjaan," ujar Plt Kepala Disporabudsata Inhu, Armansyah, akhir pekan kemarin.
Diakui Armansyah, sejumlah pekerjaan yang dikhawatirkan tidak dapat diselesaikan hingga akhir tahun 2013 ini, diantaranya pembangunan lapangan futsal di belakang RSUD Indrasari Pematangreba dan pembangunan lapangan takraw di Komplek Danau Raja Rengat yang dianggarkan melalui APBD Perubahan Inhu tahun 2013.
"Untuk lapangan futsal dan takraw ini kemungkinan yang akan mengalami keterlambatan hanya pada pemasangan rangka atap membrane, sebab kontraktor harus memesan terlebih dahulu dari Pulau Jawa dan proses pengirimannya memakan waktu. Sedangkan untuk pemasangan matras baru dianggarkan tahun 2014 mendatang," jelasnya.
Begitu juga untuk Stadion Batu Canai di Pematang reba, kalaupun ada keterlambatan kemungkinan pada pemasangan atap membrane untuk tribun. Hanya saja, dari informasi yang diperoleh dari kontraktor Stadion Batu Canai, atap membrane sudah dalam proses perjalanan dan dalam beberapa hari ini akan tiba di Inhu. "Sedangkan penanaman rumput di Stadion Batu Canai diperkirakan sebelum akhir tahun sudah dapat diselesaikan, dan tinggal perawatannya saja," jelasnya.
Ditambahkan Armansyah, kalaupun kontraktor tidak bisa menyelesaikan pekerjaan hingga akhir tahun ini sesuai kontrak yang telah disepakati, mereka masih dapat meminta perpanjangan waktu hingga 50 hari kerja sesuai dengan Perpres No 70 tahun 2012. Hanya saja, konsekuensinya kontraktor tersebut harus membayar denda.
"Jika harus dilakukan perpanjangan pekerjaan, kita ingin memastikan kepada kontraktor seluruh pekerjaan tersebut dapat mereka selesaikan selama masa perpanjangan. Makanya kita minta mereka membuat progres dan target pencapaian pekerjaan," jelasnya. Dengan kondisi tersebut, Armansyah menegaskan pihaknya tetap optimistis, proyek pembangunan sarana olahraga Porprov VIII Riau di Kabupaten Inhu dapat dituntaskan sesuai dengan perencanaan awal. Sehingga pada tahun 2014 mendatang, tinggal melaksanakan pekerjaan finishing yang sudah dianggarkan.{tribunnewspekanbarudotcom}
Pasalnya, jika tidak selesai pada tahun 2013 ini, pembangunan sarana Porprov VIII Riau tersebut dikhawatirkan terkendala karena Disporabudsata Inhu tidak lagi menganggarkan pekerjaan lanjutan pada tahun anggaran 2014 mendatang.
"Kita sudah kumpulkan sejumlah kontraktor yang melaksanakan proyek sarana Porprov VIII Riau beberapa waktu lalu. Kita sudah minta kepada mereka untuk menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dan minta mereka segera membuat progres pekerjaan," ujar Plt Kepala Disporabudsata Inhu, Armansyah, akhir pekan kemarin.
Diakui Armansyah, sejumlah pekerjaan yang dikhawatirkan tidak dapat diselesaikan hingga akhir tahun 2013 ini, diantaranya pembangunan lapangan futsal di belakang RSUD Indrasari Pematangreba dan pembangunan lapangan takraw di Komplek Danau Raja Rengat yang dianggarkan melalui APBD Perubahan Inhu tahun 2013.
"Untuk lapangan futsal dan takraw ini kemungkinan yang akan mengalami keterlambatan hanya pada pemasangan rangka atap membrane, sebab kontraktor harus memesan terlebih dahulu dari Pulau Jawa dan proses pengirimannya memakan waktu. Sedangkan untuk pemasangan matras baru dianggarkan tahun 2014 mendatang," jelasnya.
Begitu juga untuk Stadion Batu Canai di Pematang reba, kalaupun ada keterlambatan kemungkinan pada pemasangan atap membrane untuk tribun. Hanya saja, dari informasi yang diperoleh dari kontraktor Stadion Batu Canai, atap membrane sudah dalam proses perjalanan dan dalam beberapa hari ini akan tiba di Inhu. "Sedangkan penanaman rumput di Stadion Batu Canai diperkirakan sebelum akhir tahun sudah dapat diselesaikan, dan tinggal perawatannya saja," jelasnya.
Ditambahkan Armansyah, kalaupun kontraktor tidak bisa menyelesaikan pekerjaan hingga akhir tahun ini sesuai kontrak yang telah disepakati, mereka masih dapat meminta perpanjangan waktu hingga 50 hari kerja sesuai dengan Perpres No 70 tahun 2012. Hanya saja, konsekuensinya kontraktor tersebut harus membayar denda.
"Jika harus dilakukan perpanjangan pekerjaan, kita ingin memastikan kepada kontraktor seluruh pekerjaan tersebut dapat mereka selesaikan selama masa perpanjangan. Makanya kita minta mereka membuat progres dan target pencapaian pekerjaan," jelasnya. Dengan kondisi tersebut, Armansyah menegaskan pihaknya tetap optimistis, proyek pembangunan sarana olahraga Porprov VIII Riau di Kabupaten Inhu dapat dituntaskan sesuai dengan perencanaan awal. Sehingga pada tahun 2014 mendatang, tinggal melaksanakan pekerjaan finishing yang sudah dianggarkan.{tribunnewspekanbarudotcom}
Post a Comment
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim (baca Disclaimer). Pembaca juga dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.