Sedikitnya 70 orang tim Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang diterjunkan oleh Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) untuk memadamkan api di lahan perkebunan kelapa sawit PT Alam Sari Lestari (ASL) dan PT Jerinjing Permai di Desa Talang Jerinjing, Kecamatan Rengat Barat, kewalahan saat memadamkan api.
Beruntung satu Helikopter yang diduga milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ikut memadamkan api dengan menurunkan hujan buatan disekitar lokasi kebakaran. namun karena lokasi kebakaran berada pada gambut tebal, api sulit dikendalikan. Diduga kebakaran sudah terjadi sejak Sabtu (9/8/2014) kemaren, namun pemadaman baru dilakukan Minggu (10/8/2014).
Dari informasi yang berhasil dihimpun dilapangan, hingga saat ini Minggu (10/8/2014) malam, tim masih berada dilokasi hingga pukul 21.00 Wib. Api yang menyala sudah padam, namun belum bisa dipastikan padam secara tuntas, karena lahan yang terbakar gambut tebal.
"Kalau dilahan gambut seperti ini, dari luar api terlihat telah padam, namun dibagian dalam bisa jadi masih ada yang nyala. Untuk memadamkan api tim Karhutla yang terdiri dari Dandim 0203, Polres, Damkar dan Kesbangpol PBD serta Satgas menggunakan 8 unit mesin pompa," sebut salah seorang tim.
Pantauan dilokasi kebakaran, tidak ada lagi api yang menyala dilokasi kebakaran, melainkan asap tebal masih mengepul. Diperkirakan 30 hektar kebun kelapa sawit milik dua perusahaan itu hangus terbakar.

Post a Comment
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim (baca Disclaimer). Pembaca juga dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.