FOKUS INHU - Terkait merebaknya isu tentang dinonjobkannya Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) kabupaten Inhu, dibantah keras oleh yang bersangkutan, H Aswardi S.Sos ST.
Melalui salah satu Media harian lokal yang terbit hari ini Rabu (2/7) Aswardi menyatakan bahwa tidak benar kalau dirinya dinonjobkan dan dicopot sebagai Kadis PU.
"Hingga kemarin dirinya masih bersama dengan Bupati Inhu Yopi Arianto SE dan tidak ada bilang apa-apa tentang hal tersebut," katanya.
Aswardi menyatakan munculnya berita tentang pencopotan dirinya ini dikarenakan ada wartawan yang meminta Proyek PL (Penunjukan Langsung) kepadanya, namun tidak dipenuhinya.
Menyikapi hal ini, Wakil Koordinator Wilayah (Wakorwil) Provinsi Riau Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI), Hendrik Mofriadi mengatakan bahwa adanya oknum wartawan yang meminta-minta proyek itu tentu ada sebabnya.
"Kita melihat ini persoalan pribadi antara wartawan yang bersangkutan dengan H. Aswardi selaku Kadis PU, jadi jangan dibesar-besarkan," ujarnya.
Untuk itu kita berharap hal ini bisa diselesaikan secara baik-baik, karena ini menyangkut nama baik kedua belah pihak, pungkasnya.
Melalui salah satu Media harian lokal yang terbit hari ini Rabu (2/7) Aswardi menyatakan bahwa tidak benar kalau dirinya dinonjobkan dan dicopot sebagai Kadis PU.
"Hingga kemarin dirinya masih bersama dengan Bupati Inhu Yopi Arianto SE dan tidak ada bilang apa-apa tentang hal tersebut," katanya.
Aswardi menyatakan munculnya berita tentang pencopotan dirinya ini dikarenakan ada wartawan yang meminta Proyek PL (Penunjukan Langsung) kepadanya, namun tidak dipenuhinya.
Menyikapi hal ini, Wakil Koordinator Wilayah (Wakorwil) Provinsi Riau Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI), Hendrik Mofriadi mengatakan bahwa adanya oknum wartawan yang meminta-minta proyek itu tentu ada sebabnya.
"Kita melihat ini persoalan pribadi antara wartawan yang bersangkutan dengan H. Aswardi selaku Kadis PU, jadi jangan dibesar-besarkan," ujarnya.
Untuk itu kita berharap hal ini bisa diselesaikan secara baik-baik, karena ini menyangkut nama baik kedua belah pihak, pungkasnya.
Post a Comment
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim (baca Disclaimer). Pembaca juga dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.