HUKRIM - Empat orang kawanan perampok kembali beraksi, kali ini kawanan perampok bersenjata apai tersebut menyikat uang Bagian Humas
Setdakab Inhu. Kerjadiannya begitu cepat, uang ratusan juta dilarikan
perampok tersebut.
"Tadi sebelum sholat Jum'at (18/7), perampok itu sempat menodongkan
senjata api kepada bendahara Humas yang baru saja mengambil uang dari
Bank Riau Pematangreba," ujar Yasir salah seorang staf bagian Humas
Pemkab Inhu.
Seperti Informasi yang dihimpun dari tkp, empat perampok itu menggunakan
sepeda motor besar Yamaha Vixion dan satu nya menggunakan sepeda motor
bebek seperti dikutip dari laman kabarinhu.com.
Saat ini, dua orang bendahara Humas yang menjadi korban perampokan,
Raja Asmeri dan Khairiyah sedang menjalani pemeriksaan di Polsek Rengat
Barat.
Perampok yang beraksi di kantor Bupati Indragiri Hulu, Jum'at
(18/7) tadi menyikat uang humas sebear Rp 113 juta. Dua bendahara Humas
yang membawa uang tersebut Raja Asmeri dan Khairiyah sempat ditodong
senjata api.
Kapolres Inhu AKBP Aris Prasetyo Indaryanto melalui Kapolsek Rengat
Barat Kompol Nipwin Hutabarat dikonfirmasi kabarinhu.com menerangkan
dari hasil pemeriksaan dua bendahara Humas Pemkab Inhu yang menjadi
korban perampokan, total uang yang dirampok sebesar Rp 113 juta.
Uang tersebut, kata Kapolsek, dibungkus dalam dua pelastik hitam yang
baru saja diambil dari Bank Riau Kepri Pematangreba. Dari dua kantong,
hanya satu kantong yang dirampas, sedangkan satu kantong lagi sempat
diselamatkan korban.Dijelaskannya, aksi perempokan terjadi saat shalat Jum'at.
"Perampok itu sepertinya sudah mengintai korban dari Bank Riau Kepri
Pematangreba, sesampainya di komplek kantor Bupati, perampok langsung
menodong korban dan marampas uang tersebut. Saat ini korban masih dalam
pemeriksaan di Polsek," ujarnya.

Post a Comment
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim (baca Disclaimer). Pembaca juga dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.