Pemkab Inhu Agendakan Pembahasan Tapal Batas Inhu - Pelalawan


FOKUS INHU - Inhumetro.com : Guna mengantisipasi konflik ditapal batas, maka Pemkab Inhu akan membahas penetapan tapal batas Inhu dengan Kabupaten Pelalawan.

"Sudah diagendakan pertemuan dengan Pemkab Pelalawan untuk penetapan tapal batas dua kabupaten," ujar Kabag Administrasi Pemerintahan dan Umum Setdakab Inhu H. Hendry, MSi.

Hal itu diungkapkanya menjawab sejumlah wartawan, Selasa (12/6) di Pematangreba. Dikatakan, penetapan tapal batas adalah hal yang sangat penting, karena bisa memancing konflik antara masyarakat di perbatasan. 

Oleh sebab itu, jauh hari Pemkab Inhu ingin meminimalisir potensi konflik tersebut."Tidak tidak ingin ada keributan ditengah masyarakat diperbatasan. Maka jauh hari tapal batas ini harus tuntas,"ujarnya.

Mantan Kabag Humas. Ini mengatakan, Pemkab Pelalawan dan Pemkab Inhu akan penyampaikan titik koordinat tapal batas melalui tim Penegasan Batas Daerah (PBD) masing-masing daerah.

Rapat akan digelar Kamis (12/6) di kantor Bupati Inhu. Direncanakan akan dipimpin oleh Sekdakab Inhu Drs.Raja Erisman MSi dan akan dihadiri oleh sejumlah pihak terkait. Dalam pertemuan ini akan dibahas titik koordinat beberapa titik.

Komunikasi antara kedua Pemkab dianggap penting. Bahkan yang perlu bicarakan adalah titik koordinat yang sudah ada. Memang sebutnya, pertemuan ini tidak mungkin satu kali tuntas. Bisa saja untuk pertemuan selanjutnya di laksanakan di Pelalawan.

Lebih jauh Hendri mengatakan, batas dengan Kabupaten Pelalawan tidak ada konflik. Tapi sejak kini harus ada ketetapan yang mengikat, sehingga kedepan warga di dua perbatasan bisa hidup rukun dan damai.

Hendri menerangkan, dulu sebelum pemekaran dengan Kampar juga sudah pernah dibicarakan. Hal itu akan disamapaikan dalam pembahasan nanti. Dua titik yang akan dibahas ini ada di wilayah Desa Redang Seko Kecamatan Lirik, dan Desa Lubuk Tinggal di Kecamatan Lubuk Batu Jaya." Jika ini tuntas nanti kita agendakan pertemuan dengan Kabupaten Kuansing,"terangnya.(roc)

Post a Comment

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim (baca Disclaimer). Pembaca juga dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.

Powered by Blogger.