FOKUS INHU - Waktu pemilihan presiden dan wakil presiden tinggal 12 hari lagi, namun kekurangan logistik Pilpres untuk Kabupaten Inhu belum juga dilengkapi KPU Riau.
"Logistik yang kita terima masih kurang, seperti surat suara, model C, C1, lampiran C1, model C1 plano besar, C6 dan sampul II.S2 PPWP," sebut Ketua KPU Inhu M Amin, SE melalui Divisi Perencanaan Keuangan dan Logisik Frioyono, Jumat (27/6/2014) di kantor KPU Inhu.
Dijelaskan Froyono, surat suara masih kurang sebanyak 739 lembar, Model C, C1 dan lampiran C1 belum satu pun yang diterima KPU Inhu. Model C1 plano besar yang juga belum diterima KPU.
Model C6 dibutuhkan sebanyak 291.498 lembar, yang sudah diterima baru 289.478 lembar, sehingga masih kurang 2.020 lembar lagi. Untuk sampul II.S2 PPWP juga masih kurang sebanyak 150 lembar lagi. "Sedangkan untuk alat kelengkapan Pemilu yang lain sudah lengkap.
Saat ini KPU sedang melakukan pengesetan jenis alat kelengkapan sesuai dengan kebutuhan TPS," sambungnya. Sehari Berbicara Pemilu Dalam upaya menekan angka golput, KPU Inhu menggelar sosialisasi secara serentak di 14 kecamatan di Inhu, Jumat (27/6/2014).
"Sosialisasi ini bertajuk "Sehari Berbicara Pemilu". Hal ini guna menekan angka golput," ujar Ketua KPU Inhu M Amin, SE melalui Ir Hendri A Saleh, Ketua Divisi Hukum dan Teknik KPU kepada wartawan di Pematang Reba.
Selain itu KPU juga menggelar tallk show di Radio Swai FM. "Melalui sosialisasi ini, diharapkan bisa mengangkat partisipasi masyarakat dalam menentukan pilihan pada pemilihan presiden dan wakil presiden 9 Juli 2014 mendatang. Karena pada pemilihan legislatif yang lalu, partisipasi pemilih di Inhu hanya 66,1 persen," sebutnya.

Post a Comment
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim (baca Disclaimer). Pembaca juga dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.