Inhumetro.com | POLITIK - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) akhirnya melayangkan surat resmi kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Hanura di Jakarta terkait adanya dugaan calon anggota legislatif (Caleg) yang terlibat kasus judi atas nama Suroto (48).

“Atas nama pimpinan DPC Hanura di Kabupaten Inhu tidak dapat berbuat tentang dugaan kasus judi yang tengah dihadapi caleg ini. Karena semua keputusan tetap ada di DPP Hanura,” ujar Ketua DPC Hanura Kabupaten Inhu Nursyamsiah, Kamis (8/5).

Menurutnya, setelah berbagai pihak menyampaikan tentang adanya dugaan keterlibatan Caleg Hanura di Dapil II kasus judi, pihaknya langsung berkoordinasi dengan DPD Hanura Riau di Pekanbaru. Karena, setiap kejadian yang berkiatan dengan Partai Hanura tentunya harus dikoordinasikan.

Dengan dasar itu pula, DPC Hanura Kabupaten Inhu menyampaikan laporan tentang adanya Caleg terpilih ke DPP. “Hari ini (Kamis 8/5 kemaren,red) surat dari DPC Hanura disampaikan ke DPP tentang adanya Caleg terlibat kasus judi,” ungkapnya.

Semua tindakan yang dilakukan oleh DPC sambungnya, tetap mengacu kepada AD/ART partai. Bahkan perbuatan Caleg tersebut secara etika sudah bertentangan dengan AD/ART partai.

Karena itu sebutnya, Partai Hanura dengan tegas menyatakan tidak mendukung anggota dan simpatisannya yang melakukan perbuatan tercela. “Partai Hanura tetap akan menindak setiap anggotanya yang melanggar AD/ART,” jelasnya.

Nursyamsiah menambahkan, apapun keputusan tentang dugaan kasus judi yang alami Caleg tersebut tetap menjadi kewenangan DPP Hanura. Sedangkan, untuk kepengurusan tingkat DPC sifatnya hanya melaporkan kondisi yang ada.
Ditempat terpisah, Kapolres Inhu AKBP Aris Prasetyo Indaryanto Sik Msi melalui Kasat Reskrim AKP Meilki Bharata SH Sik mengatakan, dari 13 tersangka judi yang diamankan pada Selasa (6/5) masih terus di proses. “Hingga saat ini belum dilakukan pengguhan penahanan terhadap 13 orang tersangka,” terangnya.

Post a Comment

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim (baca Disclaimer). Pembaca juga dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.

Powered by Blogger.