RENGAT-Bupati Inhu Yopi Arianto kembali menggelar touring menggunakan sepeda motor trail bersama para pejabatan dilingkungan Pemkab Inhu. Bahkan pada touring kali ini Bupati dan rombongan akan mengelilingi 41 desa bekas transmigrasi.

Touring yang dilakukan Bupati dan rombongan ini dalam rangka memperingati Hari Bhakti Transmigrasi ke 63 yang jatuh 12 Desember 2013. Perjalanan telah dimulai, Rabu (11/12) dari kediaman Bupati Inhu dan akan berakhir Jumat (13/11) mendang.

Bupati Inhu H Yopi Arianto mengungkapkan bahwa touring dilaksanakan untuk melihat langsung daerah-daerah yang dahulunya menjadi titik-titik pelaksanaan program transmigrasi yang menjadi andalan masa orde baru dalam upaya pengentasan kemiskinan.

“Saya ingin melihat sejauh mana kemajuan masyarakat eks transmigrasi yang ada di Kabupaten Inhu saat ini, apakah itu tingkat ekonominya, fasilitas dan infrstruktur yang ada di daerah tersebut, terutama fasilitas pendidikan dan kesehatan serta fasilitas umum lainnya," ucap Bupati.

Tidak sekedar melihat keberadaan fasilitas umum saja, Bupati juga mengungkapkan bahwa dirinya juga akan melihat kelayakan dari fasilitas yang tersedia tersebut. "Karena itu, touring seperti ini sangat penting untuk menjemput langsung aspirasi masyarakat di desa," ujarnya.

Selain itu, Bupati menambahkan pembekalan pendidikan untuk meningkatkan potensi pemahaman tinggal di daerah juga sangat penting bagi masyarakat. Pengajaran bagaimana menanam, memberi pupuk, merawat, memanen, hingga menjual hasil berkebun secara tidak langsung mengajarkan proses entrepreneurship. Kalau itu terus dilatih, pasti ada sebagian di antara mereka yang bakal menjadi pengusaha sukses.
Bupati berharap dari hasil perjalanannya ini akan ada yang dapat dibawa pulang dan akan menjadi tugas baru baginya, untuk mewujudkan agar daerah ini kedepannya lebih baik, terutama dari segi infrastruktur dan fasilitas umum lainnya.{inhusatu}

Post a Comment

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim (baca Disclaimer). Pembaca juga dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.

Powered by Blogger.