![]() |
| Gambar:Pelaku |
Kemarahan orangtua Bunga (7) -Nama Samaran- saat mendengar pengakuan anaknya bahwa telah diperlakukan layaknya suami istri oleh Mitro Silaban (20) yang tidak lain adalah tetangganya sendiri.
Ia langsung membuat laporan polisi pada Jumat, 13 Mei 2016 sekira pukul 18.30 wib atas tindakan tetangganya ini yang telah merusak anak gadisnya yang masih berumur 7 tahun. "Orangtua korban SB (38) warga perumahan PT PAS Desa Danau Rambai Kecamatan Batang Gansal melapor ke Mapolsek Batang Gansal tentang Tindak Pidana Pencabulan terhadap anak dibawah umur," kata Kapolres Inhu, AKBP Abas Basuni SIk melalui Kasubag Humas Polres Inhu AKP M Ari Surya, Sabtu (14/5/2016).
Kronologis kejadian, yakni Jum'at 13 Mei 2016 sekira pukul 16.00 Wib pelapor (Orangtua korban) pulang kerja dan melihat istrinya SU yang sedang mencari korban dan tak lama kemudian pelapor melihat korban Bunga keluar dari rumah pelaku yang merupakan tetangga pelapor sendiri. Istri pelapor bertanya kepada korban Bunga "kamu dari mana nak" lalu korban menjawab "main dengan teman", lalu korban Bunga masuk ke dalam rumah menuju kamar mandi untuk buang air.
Merasa curiga lalu ibu korban yang merupakan istri pelapor melihat ada bercak darah di celana korban. Setelah dipaksa korban mengakui, bahwa baru saja pelaku menyeret korban masuk ke dalam rumah dan sampai di dalam kamar pelaku menyetubuhi korban.
Setelah menyetubuhi korban, pelaku mengancam korban untuk tidak memberi tahu kejadian tersebut kepada orang lain, dan dari pengakuan korban pelaku telah menyetubuhi korban sebanyak dua kali, yakni pada Kamis 12 Mei 2016 dan Jum'at 13 Mei 2016. "Atas kejadian tersebut pelaku Mitro Silaban diamankan oleh masyarat dan dibawa ke Polsek Batang Gansal untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," tutup Kasubag Humas Polres Inhu AKP M Ari Surya.
http://m.datariau.com/read-8512-2016-05-15-bocah-7-tahun-di-inhu-dicabuli-tetangga-sudah-dua-kali-baru-ketahuan-ibunya.html#sthash.QboLE532.dpuf

Post a Comment
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim (baca Disclaimer). Pembaca juga dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.