![]() |
| Gambar: Asam Pedas Khas Riau |
Masyarakat Sumatera punya aneka hidangan asam pedas. Termasuk Riau yang mengolah asam pedas dengan ikan baung.
Asam pedas jadi salah satu ciri khas sajian di Sumatera. Di Minangkabau, misalnya, terdapat hidangan asam padeh. Sementara di Aceh, ada asam keueng.
Asam pedas juga telah menjadi bagian kuliner Riau yang mendapat pengaruh kuat Melayu. Masuk dalam menu wajib hampir di tiap rumah. Sampai ikut disajikan juga pada berbagai acara adat setempat. Seperti saat rangkaian upacara pernikahan, lebaran, khitan dan lainnya.
Asam Pedas Baung adalah salah satu kuliner khas Melayu Riau dengan cita rasa yang khas dan menggoda, rasanya pedas dan keasam-asaman. Asal muasal kuliner ini berawal karena berlimpahnya jumlah ikan baung yang ada di Riau, sehingga penduduk asli Riau mengolahnya menjadi masakan khas Melayu yaitu Asam Pedas Baung.
Hampir seluruh penduduk asli di seluruh penjuru Riau mengenal dan mengetahui cara memasak kuliner lezat ini. Cara mamasaknya mudah, bahannya mudah didapat dan diolah, dan rasanya gurih, lezat, khas dan membuat ketagihan.
Asam pedas jadi salah satu ciri khas sajian di Sumatera. Di Minangkabau, misalnya, terdapat hidangan asam padeh. Sementara di Aceh, ada asam keueng.
Asam pedas juga telah menjadi bagian kuliner Riau yang mendapat pengaruh kuat Melayu. Masuk dalam menu wajib hampir di tiap rumah. Sampai ikut disajikan juga pada berbagai acara adat setempat. Seperti saat rangkaian upacara pernikahan, lebaran, khitan dan lainnya.
Asam Pedas Baung adalah salah satu kuliner khas Melayu Riau dengan cita rasa yang khas dan menggoda, rasanya pedas dan keasam-asaman. Asal muasal kuliner ini berawal karena berlimpahnya jumlah ikan baung yang ada di Riau, sehingga penduduk asli Riau mengolahnya menjadi masakan khas Melayu yaitu Asam Pedas Baung.
Hampir seluruh penduduk asli di seluruh penjuru Riau mengenal dan mengetahui cara memasak kuliner lezat ini. Cara mamasaknya mudah, bahannya mudah didapat dan diolah, dan rasanya gurih, lezat, khas dan membuat ketagihan.
Pada dasarnya sajian ini memiliki kuah bercitarasa asam dan pedas. Tapi tiap daerah biasanya punya perbedaan bumbu dan jenis ikan yang digunakan.
Masyarakat Riau mengolah asam pedas memakai kunyit, jahe, lengkuas, serai bawang merah dan bawang putih. Agar muncul citarasa asam, dimasukkan asam kandis atau air asam Jawa.
Di sana asam pedas banyak dipadukan dengan ikan baung, patin, selais dan gabus. Ikan air tawar jadi andalan di Riau karena diapit banyak sungai besar.
Sama seperti patin, asam pedas ikan baung jadi favorit di Riau. Baung yang memiliki nama latin Mystus Nemurus, masih sekerabat dengan lele. Sehingga bentuk tubuhnya pun agak mirip lele. Ikan air tawar ini banyak ditemukan di sungai, rawa, danau dan waduk.
Baung memiliki daging berwarna putih. Tekstur dagingnya yang lembut padat tanpa duri halus, membuatnya disukai banyak orang. Dibanding ikan patin, daging baung juga lebih tebal. Cocok dimasak dengan bumbu asam pedas ataupun gulai yang pastinya menggugah selera makan anda.
http://food.detik.com & http://lancangkuning.com

Post a Comment
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim (baca Disclaimer). Pembaca juga dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.