Inhumetro.com - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu dengan tegas menepis isu tentang pelarangan baleho Ketua Umum KONI Riau H Emrizal Pakis di Inhu.
Sebaliknya Bupati Inhu H Yopi Arianto, SE kembali mempersilahkan Ketua KONI Riau H Emrizal Pakis untuk memasang hingga puluhan ribu baleho besar di Kabupaten Indragiri Hulu.
'Atas nama Pemerintah ataupun atas nama pribadi saya tidak pernah melarang itu,' bantah Bupati Yopi saat ditanyai media online ini , Selasa (17/9).
Bahkan menurut Bupati, jangankan baleho bergambar Emrizal Pakis tentang pensosialisasian Porprov ke VIII tahun 2014 di Kabupaten Inhu, baleho ucapan selamat hari raya idul fitri yang hingga saat ini masih terpampang di setiap Kecamatan se Kabupaten Inhu tidak pernah dilarang pasang.
Hanya saja kata Bupati, kebebasan pemasangan baleho tentang pensuksesan Porprov Riau di Inhu oleh Ketua KONI Riau H Emizal Pakis dari Pemkab Inhu setianya tidak saja hanya terpasang di Inhu saja tapi harus terpampang diseluruh Kabupaten Kota se Riau.
Sebab kata Yopi, Porprov itu milik semua masyarakat Riau dan tidak ada hubungannnya dengan Pilkada di Inhu tahun 2015 mendatang.
'Sekali lagi saya tegaskan, Porprov itu tak ada hubungannya dengan Pilkada Inhu tahun depan dan sebaiknya jangan di politisir dan silahkan Emrizal. Pakis buat baleho puluhan ribu di Inhu karena baleho yang ada sekarang masih kurang besar,' pesan Bupati.
Ditambahkan, sebagai bentuk kebebasan pasangan baleho di Inhu Bupati kembali mengaku bersedia ikut pasang balehonya jika ada permintaan dari yang bersangkutan.
'Kalau ada permintaan dari yang bersangkutan saya juga akan ikut pasang. Bila perlu kasih ke saya bahannya biar saya cetak sebanyak banyaknya dengan ukuran yang jauh lebih besar,' ujar Bupati yang mengisyaratkan tak ada larangan pasang baleho kepada Emrizal Pakis karena gawe. Poprprov nanti harus steril dari kepentingan politik.
Terkait rencana Ketua KONI Riau Emrizal Pakis untuk ikut maju sebagai Balon Bupati tahun depan, Bupati Yopi justru mengapresiasi dan akan memberikan dukungan kepada Emrizal karena beriktiar untuk ikut membawa kemajuan. Di Inhu.
'Jangankan kepada Ketua KONI Riau, Wabup Inhu Harman Harmaeni pun saya berikan dukungan untuk ikut jadi Balon Bupati tahun depan,' sebut Bupati.
Dukungan itu dengan memberikan foto copy KTP kepada Wabup Harman jikalau Wabupnya itu maju dari jalur independen.
Terpisah Ketua KONI Riau Emrizal Pakis mengaku ada mendengar isu tentang larangan pasang baleho dia. Hanya saja isu itu tidak pernah dia respon karena isu itu tidak dapat dipertanggungjawabkan.
'Saya pernah dengar isu itu tapi tidak saya respon,' jawabnya.
Bahkan, kata Emrizal, hingga saat ini dia tidak pernah kewalahan pasang baleho karena larangan di Inhu. Sebab baleho yang dia pasang dibungkus dalam tema pensuksesan Porprov ke VIII tahun 2014 di Inhu dan tak satupun baleho bertemakan calon Bupati Inhu kendati dia beriktiar jadi balon cabup.
Dia mensinyalir isu larangantersebut sengaja dihembuskan oknum-oknum yang tidak bertanggubg jawab dengan tujuan untuk mengadu domba dia ke Bupati Inhu H Yopi Arianto.
'Jangan jangan isu ini hanya siasat orang untuk mengadu domba saya ke Bupati Inhu,' ujar Emrizal.
Sebaliknya Bupati Inhu H Yopi Arianto, SE kembali mempersilahkan Ketua KONI Riau H Emrizal Pakis untuk memasang hingga puluhan ribu baleho besar di Kabupaten Indragiri Hulu.
'Atas nama Pemerintah ataupun atas nama pribadi saya tidak pernah melarang itu,' bantah Bupati Yopi saat ditanyai media online ini , Selasa (17/9).
Bahkan menurut Bupati, jangankan baleho bergambar Emrizal Pakis tentang pensosialisasian Porprov ke VIII tahun 2014 di Kabupaten Inhu, baleho ucapan selamat hari raya idul fitri yang hingga saat ini masih terpampang di setiap Kecamatan se Kabupaten Inhu tidak pernah dilarang pasang.
Hanya saja kata Bupati, kebebasan pemasangan baleho tentang pensuksesan Porprov Riau di Inhu oleh Ketua KONI Riau H Emizal Pakis dari Pemkab Inhu setianya tidak saja hanya terpasang di Inhu saja tapi harus terpampang diseluruh Kabupaten Kota se Riau.
Sebab kata Yopi, Porprov itu milik semua masyarakat Riau dan tidak ada hubungannnya dengan Pilkada di Inhu tahun 2015 mendatang.
'Sekali lagi saya tegaskan, Porprov itu tak ada hubungannya dengan Pilkada Inhu tahun depan dan sebaiknya jangan di politisir dan silahkan Emrizal. Pakis buat baleho puluhan ribu di Inhu karena baleho yang ada sekarang masih kurang besar,' pesan Bupati.
Ditambahkan, sebagai bentuk kebebasan pasangan baleho di Inhu Bupati kembali mengaku bersedia ikut pasang balehonya jika ada permintaan dari yang bersangkutan.
'Kalau ada permintaan dari yang bersangkutan saya juga akan ikut pasang. Bila perlu kasih ke saya bahannya biar saya cetak sebanyak banyaknya dengan ukuran yang jauh lebih besar,' ujar Bupati yang mengisyaratkan tak ada larangan pasang baleho kepada Emrizal Pakis karena gawe. Poprprov nanti harus steril dari kepentingan politik.
Terkait rencana Ketua KONI Riau Emrizal Pakis untuk ikut maju sebagai Balon Bupati tahun depan, Bupati Yopi justru mengapresiasi dan akan memberikan dukungan kepada Emrizal karena beriktiar untuk ikut membawa kemajuan. Di Inhu.
'Jangankan kepada Ketua KONI Riau, Wabup Inhu Harman Harmaeni pun saya berikan dukungan untuk ikut jadi Balon Bupati tahun depan,' sebut Bupati.
Dukungan itu dengan memberikan foto copy KTP kepada Wabup Harman jikalau Wabupnya itu maju dari jalur independen.
Terpisah Ketua KONI Riau Emrizal Pakis mengaku ada mendengar isu tentang larangan pasang baleho dia. Hanya saja isu itu tidak pernah dia respon karena isu itu tidak dapat dipertanggungjawabkan.
'Saya pernah dengar isu itu tapi tidak saya respon,' jawabnya.
Bahkan, kata Emrizal, hingga saat ini dia tidak pernah kewalahan pasang baleho karena larangan di Inhu. Sebab baleho yang dia pasang dibungkus dalam tema pensuksesan Porprov ke VIII tahun 2014 di Inhu dan tak satupun baleho bertemakan calon Bupati Inhu kendati dia beriktiar jadi balon cabup.
Dia mensinyalir isu larangantersebut sengaja dihembuskan oknum-oknum yang tidak bertanggubg jawab dengan tujuan untuk mengadu domba dia ke Bupati Inhu H Yopi Arianto.
'Jangan jangan isu ini hanya siasat orang untuk mengadu domba saya ke Bupati Inhu,' ujar Emrizal.

Post a Comment
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim (baca Disclaimer). Pembaca juga dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.