Warga Pangkalan Kasai Ancam Kuasai Lahan PT. KAT

 


MASYARAKAT - Warga Kelurahan Pangkalan Kasai, Kecamatan Seberida berencana akan menguasai areal kebun kelapa sawit PT Kencana Amal Tani (PT KAT) milik PT Duta Palma Nusantara. Pasalnya, janji membangunkan kebun plasma untuk masyarakat itu belum direalisasikan perusahaan tersebut.

Deli, salah seorang warga Pangkalan Kasai menyebutkan bahwa PT Duta Palma berjanji akan membangunkan kebun sawit untuk masyarakat seluas 250 hektar. Janji ini dibuat setelah ratusan warga menutup jalan operasional PT KAT dalam aksi demontrasi pada tahun 2012 lalu.

"Warga sepertinya kembali dibohongi PT Duta Palma. Sebab, sejak tahun 2002 lahan milik masyarakat Pangkalan Kasai sudah dikuasai Duta Palma dan dibangun kebun sawit PT KAT, dengan kompensasi akan membangunkan kebun buat masyarakat.

Namun, sudah berulang kali berunding dan membuat kesepakatan, kabun tersebut tak kunjung dibangun. Hal inilah yang membuat warga berniat menguasai kembali kebun inti PT KAT milik Duta Palma itu," ujar Deli, Jum`at (29/8).

Selain itu, sambung Deli, rencana menguasai kebun inti PT KAT karena kebohongan perusahaan Duta Palma terbukti di beberapa daerah yang dikuasai perusahaan tersebut.

"Ternyata tidak hanya masyarakat Pangkalan Kasai saja yang dibohongi, empat kenegerian di Kabupaten Kuansing juga, karena terus-terusan dibohongi alhasil warga melakukan aksi demontrasi, begitu juga dengan warga Desa Danau Rambai, Kecamatan Batang Gansal, karena kesal dibohongi Duta Palma, mereka melakukan aksi menguasai kebun PT Palma dan berujung ditahan polisi," sebutnya.

Rencana menguasai kebun ini PT KAT tersebut, tambah Deli, sebelumnya akan dilakukan musyawarah dengan pihak Koperasi Tani Rahmat Usaha (TRU), yang dibentuk untuk pembangunan kebun plasma masyarakat Pangkalan Kasai.

"Jadi kami akan melakukan rapat dulu dengan pihak pengurus koperasi, setelah itu kami melakukan aksi," jelasnya.

Sementara itu, pihak manajemen PT Duta Palma Nusantara PT Duta Palma, Suheri Tirta dikonfirmasi wartawan, Jum`at (29/8) mengungkapkan bahwa janji pembangunan kebun plasma untuk masyarakat Pangkalan Kasai tetap dilanjukan. Saat ini, rencana pembangunan baru dalam tahap ganti rugi lahan.

"Kami sudah serahkan uang sebesar Rp 250 juta kepada perwakilan masyarakat Pangkalan Kasai dan pihak Koperasi Tani Rahmat Usaha. Uang itu diserahkan dihadapan notaris untuk keperluan ganti rugi lahan seluas 250 hektar. Jadi kami menunggu kesiapan lahan dari mereka untuk dibangun kebun plasma," jelasnya.

Post a Comment

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim (baca Disclaimer). Pembaca juga dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.

Powered by Blogger.