Terkait Keracunan di Belilas, Diskes Cek Sample Makanan ke Labkesda
 
 FOKUS INHU  - Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) mengambil sampel makanan, muntahan dan veses para anggota kuda kepang Turonggo Sejati Desa Buluh Rampai, yang diduga keracunan makanan saat mengisi hiburan pada acara pesta khitanan warga Pangkalan Kasai, yang terjadi pada Minggu (17/8) malam kemarin.

Kepala Dinas Kesehatan Inhu H Suhardi dikonfirmasi menyebutkan, bahwa seluruh sampel muntah dan veses pasien diduga keracunan makanan yang dirawat di RSUD Indrasari, Puskesmas Pangkalan Kasai dan klinik Muizzah Belilas telah dikirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Riau, di Pekanbaru.

Selain muntah dan veses, Dinkes Inhu juga mengirimkan sisa makanan yang diduga menjadi penyebab para korban menderita penyakit diare dan muntah - muntah.

"Penyebabnya belum pasti. Yang jelas gejalanya muntah-muntah dan mencret. Saat ini kami terus monitor perkembangan kasus ini dan masih menunggu hasil uji laboratorium," ujarnya Selasa (19/8).

Untuk diketahui, informasi dari salah seorang korban bernama Iswahyudi menyebutkan, penyakit muntah-muntah dan mencret hanya dialami 33 orang anggota kelompok kuda kepang Turonggo Sejati Desa Buluh Rampai.

Padahal, kata Iswahyudi, makanan yang dimakan mereka sama dengan apa yang dimakan para undangan yang hadir saat acara pesta khitanan di kediaman warga Pangkalan Kasai, Muji, tepatnya dibelakang kantor Camat Seberida.

Dari 33 korban, satu diantaranya meninggal dunia, yakni ketua kelompok kesenian kuda kepang Turonngo Sejati, Ibrahim (40) yang menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD Indrasari Rengat.

Post a Comment

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim (baca Disclaimer). Pembaca juga dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.

Powered by Blogger.