PERISTIWA - Hujan deras dan isak tangis mewarnai pemakaman AKBP Susilowadi atau biasa di sapa Bang Ilo, Jumat (15/8) sekitar pukul 14.00 Wib di TPU Batu Ampat, Desa Pasir Kemilu, Kecamatan Rengat.
Jenazah Bang Ilo dikebumikan melalui upacara militer dan tembakan salvo yang dipimpin Wakapolres Inhu, Kompol Defrianto.
Wakapolres Inhu, Kompol Defrianto yang menjadi inspektur upacara pada pemakaman Bang Ilo mengaku kepergian almarhum sangat mengejutkan. Namun demikian, sebagai umat beragama, sudah selayaknya semua pihak menerimanya dengan ikhlas.
“Atas nama pimpinan Polri kami menyatakan belasungkawa yang sebesarnya dan berharap keluarga yang ditinggalkan ikhlas,” ujarnya.
Untuk diketahui, Perwira menengah (Pamen) yang terakhir bertugas di Mabes Polri tersebut menghembuskan nafas terakhirnya karena serangan jantung mendadak di RS Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta Utara, tepat pada pukul 19.10 Kamis (14/8) malam.
Jenazah penulis buku "Tiga Tungku Sejarangan" itu diterbangkan dari Bandara Sukarno - Hatta pada Jum'at (15/8) pukul 06.00 Wib, dan tiba di kampung halamannya Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau pada pukul 11.30 Wib.
Jenazah Penglima Laskar Jayakarta itu dikebumikan tepat disamping makam kedua orang tuanya.
%2BDimakamkan%2BSecara%2BKedinasan.png)
Post a Comment
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim (baca Disclaimer). Pembaca juga dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.