3 Bulan Terakhir Harga TBS Inhu Turun Rp. 900 Per Kg
Harga jual komoditi Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit milik masyarakat cenderung menurun terus terhitung 3 (tiga) bulan terakhir.

Anehnya tabel harga TBS milik Dinas Perkebunan Kabupaten Inhu yang dipajangkan disetiap Kantor Camat justru jauh lebih mahal dengan capaian nilai jual TBS usia 8 tahun mencapai Rp. 1.700 per Kg.

Menurut Kabid Produksi Dinas Perkebunan (Disbun) Kabupaten Inhu, Dedi Dianto, faktor penetapan harga TBS tingkat petani Plasma berdasarkan penatapan harga dari Disbun Propinsi Riau.

Bahkan salah satu faktor penentu harga tergantung permintaan CPO ditingkat pasaran dunia, sedangkan untuk TBS Petani swadaya, penetapan harga yang dinformasikan di papan harga komodoti perkebunan diseluruh Kecamatan hanya sebagi rujukan atau acuan agar petani swadaya mengtehui harga TBS Petani Plasma shingga dalam transaksi dengan pedagang mempunyai posisi tawar karena mempunya data pembanding.

Sebab, sambung Dedi lewat seluler, banyak petani swadaya yang menjual TBS ke pedagang tapi jauh lebih rendah.

Sebagai data pembanding, usia 8 tahun HET TBS Rp 1.667,31, usia 9 thn Rp. 1.720,66, dan usia 10 tahun hingga 20 tahun Rp. 1.768,79 per Kg.

Sementara Indeks K : 87,93%; harga CPO : 7.996,48 kernel 5.150,76 turun sebesar 44,55 per Kg,rinci Dedi.

Mengacu pada data diatas maka tidak ada harga TBS yang stabil karena tergantung permntaan CPO dan harga di tingkat dunia.

'Jadi tergantung mekanisme pasar dunia juga pasaran dunia untuk dipakai oleh tim penepatan TBS di Propinsi setiap 10 hari sekali,' tutup Dedi.

Sebelumnya salah seorang petani non plasma mengeluh harga TBS sepekan terakhir hanya Rp. 900 per Kg dengan usia 15 tahun.

Kondisi ini diperparah dengan sangat susahnya mendapatkan pupuk berubsidi. Sedangkan harga pupuk non subsidi sangat mahal dan tidak berbanding lurus dengan harga TBS.

Post a Comment

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim (baca Disclaimer). Pembaca juga dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.

Powered by Blogger.