Pengerjaan Box Culver Jalan Azki Aris Sebabkan Hancurnya Jalan Dwikora
FOKUS INHU - Proyek Pengerjaan 2 Unit Box Culver jalan Azki Aris Rengat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) yang bersumber dari dana APBD Inhu Tahun 2014 dinilai tidak sesuai aturan berlaku.

Selain tidak ada plang proyek, juga dikerjakan dengan cara memutus jalan Aski Aris tersebut, Dengan sendirinya kendaraan yang melintas terpaksa harus mencari jalan alternatif lain.

Jalan yang dijadikan sebagai jalan alternatif tersebut adalah jalan Binakarya dan Jalan Padat Karya yang sekarang dikenal dengan jalan Dwikora.

Akibatnya jalan Bina Karya dan Jalan Dwikora yang merupakan jalan kelas III menjadi hancur dan berdebu.

Herman (45) salah seorang warga jalan Dwikora Sekip Hilir Rengat sangat menyesalkan tindakan kontraktor yang mengalihkan kendaraan untuk lewat dijalan Dwikora ini.

Kontraktor seharusnya bisa melakukan pengerjaan Box Culver tersebut dengan cara separoh-separuh dulu, sehingga tidak menutup arus lalu lintas di jalan Aski Aris tersebut.

"Dengan cara pengerjaan yang sekaligus tentu mengakibatkan jalan tersebut putus dan kendaraan yang melintaspun terpaksa arus mencari jalan alternatif lain", ujarnya.

Yang menjadi pertanyaan kita adalah siapa yang mengarahkan mereka bekerja dengan cara demikian, sehingga menyebabkan kerugian yang diakibatkan dari pengerjaan Box Culver tersebut lebih besar daripada proyek itu sendiri.

"Dua unit Box Culver tersebut paling hanya bernilai Rp. 200 juta, namun kerusakan yang diakibatkannya adalah sepanjang lebih kurang 3 Km jalan yang sudah diaspal yang diperkirakan menelan dana milyaran rupiah," tegasnya.

Sementara itu ketika hal ini dikonfirmasikan kepada Darlisman Minggu (13/7) selaku PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) di bidang Bina Marga Dinas Pu Inhu melalui slulernya meski menyambung tapi tidak diangkat, sehingga belum diperoleh keterangan terkait hal ini.

Post a Comment

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim (baca Disclaimer). Pembaca juga dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.

Powered by Blogger.