
Inhumetro.com : TEKNOLOGI - Terjadi perdebatan memang terkait benarkah pornografi dapat merusak otak, ada penelitian-penelitian yang akhirnya berhasil membuktikannya.
Dalam penelitian terbaru yang dilakukan oleh para peneliti dari Max Planck Institute di Berlin mengungkapkan bahwa ada bagian dari otak yang akan mengecil dan bekerja tidak efisien ketika ada perasaan termotivasi atau penghargaan dalam diri.
Hal tersebut dihubungkan dengan orang-orang yang gemar menonton video atau film porno. Orang-orang yang gemar menonton konten-konten pornografi tersebut juga akan mendapatkan stimulasi atau rangsangan seksual akan secara otomatis mengaktifkan bagian yang disebut striatum.
Dikutip dari Telegraph (29/05), striatum ini merupakan bagian dari otak yang akan aktif ketika manusia mendapatkan rangsangan, penghargaan dan termotivasi.
Walaupun telah merumuskan apa yang telah ditelitinya tersebut, namun para peneliti itu masih tidak ingin terburu-buru menyimpulkannya. "Masih belum jelas apakah dengan sering menonton video atau film porno dapat menyebabkan permasalahan pada otak," jelas Dr Simone Kuhn, salah seorang peneliti.
Namun dia menjelaskan bahwa dalam penelitian yang melibatkan 64 orang yang memiliki usia antara 21 sampai dengan 45 tahun ini terungkap bahwa terjadi aktivitas meningkat di striatum ketika para relawan tersebut menonton film dewasa.
Hal senada juga pernah diungkapkan oleh Menkominfo Tifatul Sembiring . "Pornografi merusak lima sel otak, sementara narkoba merusak tiga sel otak," ujarnya.
Bahkan ada penelitian terdahulu juga mengungkapkan bahwa apabila seseorang yang telah kecanduan pornografi akan sulit untuk normal kembali , dibandingkan dengan orang yang kecanduan narkoba.
Post a Comment
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim (baca Disclaimer). Pembaca juga dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.