Inhumetro.com : DAERAH - Berawal dari laporan masyarakat ke DPRD Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) tentang lemah dan minimnya fasilitas Rumah sakit Umum Daerah (RSUD) dan adanya gonjang ganjing tentang pemotongan tunjangan tenaga medis oleh managemen, Panitia Khusus (Pansus B) DPRD Inhu lakukan sidak ke RSUD Indrasari Rengat, Pematang Reba, Jumat (30/5/2014).
Sidak Pansus B tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Inhu, Drs Ahmad Arif Ramli, Wakil Ketua H Zaharman Kaz, Ketua pansus B Arifuddin Ahalik, Sekretaris Pansus Hafizon Ramadhan, SH, beserta anggota pansus lainnya.
Dari pantauan wartawan saat sidak bersama Pansus B, apa yang ditudingkan terhadap RSUD tersebut tidak ditemukan, bahkan saat ini kinerja serta pelayanan di RSUD tersebut cukup bagus. Baik pelayanan terhadap pasien umum maupun terhadap pasien yang menggunakan BPJS.
"Saat ini managemen RSUD Indrasari ini sudah jauh lebih bagus dari yang sebelumnya, namun tentu tetap harus dilakukan perbaikan secara terus menerus agar para pasien yang berobat bisa puas dengan pelayanan yang diberikan," sebutnya.
Sementara itu, Dirut RSUD Indrasari Rengat, Drg Siska melalui KTU dr Ibrahim Alimi menyebutkan bahwa Sidak Pansus B DPRD Inhu ke RSUD benar atas tudingan masyarakat terhadap managemen, namun tudingan tersebut tidak satupun terbukti.
"apa yang ditudingkan itu tidaklah benar, apalagi terkait pemotongan tunjangan tenaga medis. Itu hak mereka, nama mungkin akan kita potong", sebutnya.
Terkait pelayanan, managemen akan terus dan terus berbenah. "dalam pelayanan pasien, kita tidak pernah memberlakukan sistem tebang pilih antara pasien umum dengan pasien yang menggunakan program jaminan kesehatan, baik BPJS, Jamkesda, jamkesmas dan lain sebagainya," tukas Ibrahim.
source:riaueditor

Post a Comment
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim (baca Disclaimer). Pembaca juga dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.