Inhumetro.com | Komisioner KPU Inhu, Hendri A Saleh memprediksi
angka partisipasi masyarakat inhu yang menggunakan hak pilihnya akan mencapai 80-85
persen. Beberapa faktor sangat mempengaruhi tingginya partisipasi
pemilih dalam Pileg ini, terutama faktor ketokohan yang sangat menonjol.
“Masyarakat datang untuk memberikan dukungan kepada jagoan mereka, agar caleg yang mereka dukung tersebut betul-betul mendapatkan suara," jelasn
Dirinya juga mengatakan, pemilihan umum kali ini berbeda dengan pemilihan Gubernur yang dilaksanakan beberapa waktu lalu, dimana calon kurang menyentuh ke masyarakat, termasuk juga tim sukses mereka, sehingga membuat hubungan emosional dengan para calon menjadi sangat jauh. Beda dengan pileg, dimana setiap calon langsung mendatangi masyarakat, bahkan berkali-kali, sehingga hubungan emosional tersebut terbangun dengan baik.
Diungkapkannya, bahkan saat akan pemilihan pun, sms atau bbm ajakan untuk memilih, banyak masuk ke masyarakat. Caleg intens mengajak karena memang mereka butuh akan suara tersebut.
Jadi, menurut dirinya, bahwa ternyata partisipasi pemilih tersebut, dapat didongkrak, jika undangan formal dan non formal mereka dapatkan.
“Masyarakat datang untuk memberikan dukungan kepada jagoan mereka, agar caleg yang mereka dukung tersebut betul-betul mendapatkan suara," jelasn
Dirinya juga mengatakan, pemilihan umum kali ini berbeda dengan pemilihan Gubernur yang dilaksanakan beberapa waktu lalu, dimana calon kurang menyentuh ke masyarakat, termasuk juga tim sukses mereka, sehingga membuat hubungan emosional dengan para calon menjadi sangat jauh. Beda dengan pileg, dimana setiap calon langsung mendatangi masyarakat, bahkan berkali-kali, sehingga hubungan emosional tersebut terbangun dengan baik.
Diungkapkannya, bahkan saat akan pemilihan pun, sms atau bbm ajakan untuk memilih, banyak masuk ke masyarakat. Caleg intens mengajak karena memang mereka butuh akan suara tersebut.
Jadi, menurut dirinya, bahwa ternyata partisipasi pemilih tersebut, dapat didongkrak, jika undangan formal dan non formal mereka dapatkan.

Post a Comment
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim (baca Disclaimer). Pembaca juga dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.