Dinas Pendidikan Inhu akhirnya menginstruksikan untuk meliburkan aktivitas belajar mengajar diseluruh sekolah mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), TK, SD, SMP hingga SMA sederajat mulai Jumat hingga Sabtu (14-15/3) hari ini.
Meski demikian, sejumlah SMK di Kabupaten Inhu memilih tidak meliburkan siswa, khususnya untuk kelas XII karena tengah melaksanakan ujian sekolah (US) mulai Jumat (14/3) hingga Sabtu (22/3) mendatang.
“Menyikapi kabut asap yang semakin tebal menyelimuti wilayah Kabupaten Inhu, maka Dinas Pendidikan sudah menyampaikan kepada seluruh sekolah untuk meliburkan siswanya selama dua hari mulai Jumat hingga Sabtu (14-15/3),” ujar Sekretaris Dinas Pendidikan Inhu, Hefnan Endri, Jumat (14/3).
Dijelaskan Hefnan, sebelumnya libur sekolah akibat kabut asap yang semakin tebal hanya diberlakukan kepada PAUD, TK dan siswa kelas 1 hingga kelas 3 SD. Namun pada Kamis (13/3) kemarin, kabut asap yang menyelimuti wilayah Kabupaten Inhu semakin tebal sehingga Dinas Pendidikan Inhu menginstruksikan untuk meliburkan seluruh siswa.
Meski siswa diliburkan, namun Dinas Pendidikan Inhu mengajurkan pada guru untuk tetap hadir ke sekolah, kecuali untuk guru yang tengah dalam keadaan hamil dan memiliki riwayat penyakit paru atau pernafasan. “Bagi guru yang harus menyelesaikan berbagai keperluan administrasi atau mempersiapkan pelaksanaan ujian dianjurkan tetap hadir ke sekolah,” ujarnya.
Terkait dengan siswa kelas XII SMK yang tengah melaksanakan ujian sekolah secara serentak mulai Jumat (14/3) hingga Sabtu (22/3) mendatang, Hefnan mendukung langkah sejumlah SMK yang tetap melaksanakannya. Sebab pelaksanaan US sudah dijadwalkan sejak awal dan siswa hanya berada di dalam ruang kelas.“Itu kebijakan sekolah masing-masing dan memang pelaksanaan US sudah dijadwalkan sejak sebelumnya secara serentak,” ucapnya.
Kepala SMKN 1 Kuala Cenaku, Ahmad Bastari mengakui bahwa pihaknya hanya meliburkan aktivitas belajar mengajar untuk siswa kelas X dan XI sesuai intruksi Dinas Pendidikan Inhu. Sedangkan untuk siswa kelas XII tetap sekolah karena tengah melaksanakan US.
“Iya, hari ini siswa kelas XII tetap melaksanakan US. Sehingga yang libur hanya siswa kelas X dan XII. Kami juga sudah berkoordinasi dengan sekolah lain dan umumnya mereka tetap melaksanakan US hari ini,” jelas Ahmad Bastari.
Hal senada juga diungkapkan Kepala SMKN 1 Batang Peranap, Irfan S,Pd. Pihaknya memilih tetap melaksanakan US untuk siswa kelas XII karena sudah dijadwalkan sejak awal. “Kalau di tunda pelaksanaan US, kita khawatir akan berpengaruh terhadap persiapan pelaksanaan Ujian Nasional. Apalagi nilai dari US ini juga harus segera dikirim sebelum pelaksanaan ujian nasional,” jelasnya.
Irfan mengungkapkan, pada Kamis (13/3) malam, wilayah Kecamatan Batang Peranap sempat diguyur hujan meskipun tidak begitu lebat. Meski demikian, kabut asap tetap menyelimuti dan siswa dianjurkan untuk menggunakan masker ke sekolah.
Meski demikian, sejumlah SMK di Kabupaten Inhu memilih tidak meliburkan siswa, khususnya untuk kelas XII karena tengah melaksanakan ujian sekolah (US) mulai Jumat (14/3) hingga Sabtu (22/3) mendatang.
“Menyikapi kabut asap yang semakin tebal menyelimuti wilayah Kabupaten Inhu, maka Dinas Pendidikan sudah menyampaikan kepada seluruh sekolah untuk meliburkan siswanya selama dua hari mulai Jumat hingga Sabtu (14-15/3),” ujar Sekretaris Dinas Pendidikan Inhu, Hefnan Endri, Jumat (14/3).
Dijelaskan Hefnan, sebelumnya libur sekolah akibat kabut asap yang semakin tebal hanya diberlakukan kepada PAUD, TK dan siswa kelas 1 hingga kelas 3 SD. Namun pada Kamis (13/3) kemarin, kabut asap yang menyelimuti wilayah Kabupaten Inhu semakin tebal sehingga Dinas Pendidikan Inhu menginstruksikan untuk meliburkan seluruh siswa.
Meski siswa diliburkan, namun Dinas Pendidikan Inhu mengajurkan pada guru untuk tetap hadir ke sekolah, kecuali untuk guru yang tengah dalam keadaan hamil dan memiliki riwayat penyakit paru atau pernafasan. “Bagi guru yang harus menyelesaikan berbagai keperluan administrasi atau mempersiapkan pelaksanaan ujian dianjurkan tetap hadir ke sekolah,” ujarnya.
Terkait dengan siswa kelas XII SMK yang tengah melaksanakan ujian sekolah secara serentak mulai Jumat (14/3) hingga Sabtu (22/3) mendatang, Hefnan mendukung langkah sejumlah SMK yang tetap melaksanakannya. Sebab pelaksanaan US sudah dijadwalkan sejak awal dan siswa hanya berada di dalam ruang kelas.“Itu kebijakan sekolah masing-masing dan memang pelaksanaan US sudah dijadwalkan sejak sebelumnya secara serentak,” ucapnya.
Kepala SMKN 1 Kuala Cenaku, Ahmad Bastari mengakui bahwa pihaknya hanya meliburkan aktivitas belajar mengajar untuk siswa kelas X dan XI sesuai intruksi Dinas Pendidikan Inhu. Sedangkan untuk siswa kelas XII tetap sekolah karena tengah melaksanakan US.
“Iya, hari ini siswa kelas XII tetap melaksanakan US. Sehingga yang libur hanya siswa kelas X dan XII. Kami juga sudah berkoordinasi dengan sekolah lain dan umumnya mereka tetap melaksanakan US hari ini,” jelas Ahmad Bastari.
Hal senada juga diungkapkan Kepala SMKN 1 Batang Peranap, Irfan S,Pd. Pihaknya memilih tetap melaksanakan US untuk siswa kelas XII karena sudah dijadwalkan sejak awal. “Kalau di tunda pelaksanaan US, kita khawatir akan berpengaruh terhadap persiapan pelaksanaan Ujian Nasional. Apalagi nilai dari US ini juga harus segera dikirim sebelum pelaksanaan ujian nasional,” jelasnya.
Irfan mengungkapkan, pada Kamis (13/3) malam, wilayah Kecamatan Batang Peranap sempat diguyur hujan meskipun tidak begitu lebat. Meski demikian, kabut asap tetap menyelimuti dan siswa dianjurkan untuk menggunakan masker ke sekolah.

Post a Comment
Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim (baca Disclaimer). Pembaca juga dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.