Sabtu (15/3) Komisi Pemllihan Umum Daerah (KPUD) Inhu menggelar Deklarsi dan Karnaval Damai yang diikuti oleh 12 Partai Politik (Parpol Peserta Pemilu 2014 yaitu Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Golongan Karya (PG), Partai Demokrat (PD), Gerindra, Hanura) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Nasdem, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Karnaval ini mengambil Rute mulai dari Stadion Narasinga Rengat melalui Jalan DI Panjaitan, R, Suprapto Bupati Tulus dan berakhir dijalan Dipanegoroi Rengat atau persisnya didepan kantor Pajak Rengat.

Tampak Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Harman Harmaini didampingi Kapolres Inhu AKBP Aris Prasetyo Indaryanto, Assisten I Asriyan, Kabag Tata Pemerintahan (Tapem) Hendry, Ketua KPUD Inhu M Amin dan Sekretaris KPUD Inhu.

Sekretaris KPUD Inhu Watno S.Sos dalam sambutannya mengatakan, acara kampanye dimulai pada tanggal 16 Maret mendatang., acara karnaval ini sebagai pertanda dimulainya acara kampanye Pileg yang Tujuan dari acara ini sebagai langkah awal mensuksekan Pileg dan Pemilu mendatang.

Sementara Ketua KPU Inhu M Amin dalam pidatonya menyatakan, acara kampanye dimulai tanggal 16 Maret sampai 5 April mendatang. Sedangkan masa tenang selama tiga hari yakni tanggal 6-8 April mendatang., dalam kesepakatan Pemilu Damai yang dilakukan tanggal 12 Maret kemarin disepakati kalau di dalam setiap masa kampanye terbuka nanti akan benar-benar menjaga kampanye damai.

"Jatuhkanlah pilihan sesuai dengan hati nurani. Fungsi lembaga peradilan sebagai wadah tempat mencari keadilan diharapkan dapat memberikan keputusan yang benar-benar adil," saran M Amin.

Acara selanjutnya dilakukan deklarasi damai yang dilakukan oleh masing-masing Parpol. Pembacaan deklarasi damai dibacakan oleh Partai Demokrat yang di ikuti Parpol lainnya.

Pada intinya dari isi maklumat deklarasi damai tersebut agar masing-masing Parpol dapat menjaga stabilitas keamanan dan tidak saling membuat isu-isu yang menyesatkan.

Post a Comment

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim (baca Disclaimer). Pembaca juga dapat melaporkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.

Powered by Blogger.